Monthly Archives: February 2018

Rektor IAIN Salatiga; UKM Harus Punya 3B

SALATIGA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) hanya mempunyai waktu 365 hari dalam satu periode. Maka pengurus UKM harus mempunyai 3B dalam periodenya, yakni Berteman layaknya saudara, Berpikir laksana arsitek, dan Bekerja seperti jarum detik.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. dalam pelantikan Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Mahasiswa (DEMA), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Auditorium gedung K.H. Hasyim Asy’ari Kampus 3, Rabu (14/02/2018).

Lebih lanjut Rektor menjelaskan pertama berteman laksana saudara, artinya didalam kepengurusan sebuah UKM hendaknya seperti dengan saudara sendiri yang bersahaja. Dengan berteman layaknya saudara maka sesama pengurus saling mengingatkan, mendukung, serta saling mengembangkan satu sama lain.

Kedua berpikir laksana arsitek, arsitek selalu mencari yang terbaik dan pasti akan berbeda dengan bangunan lain. Artinya diharapkan mempunyai inovasi terbaru dan memberikan yang terbaik untuk para mahasiswa.

Ketiga bekerja seperti jarum detik, bekerja seperti jarum detik artinya janganlah iri kepada teman-teman yang tidak aktif, namun manfatkanlah waktu dengan baik. Kepengurusan UKM harus tetaplah berputar sesuai dengan tugas yang telah dirancang dan berkarya dengan sebaik-baiknya meski terdapat anggota yang tidak aktif.

“Dengan 3B tersebut maka setiap pengurus UKM tentunya akan mempunyai ikatan persaudaraan yang kuat, mempunyai inovasi terbaru dalam setiap periode, dan setiap kepengurusan akan selalu berkarya dengan baik tanpa terpengaruh dengan lainnya,” terang Rektor.

Rektor IAIN Salatiga juga berpesan kepada seluruh pengurus Ormawa, bahwa mahasiswa merupakan garda terdepan kampus dalam mewujudkan visi-misi yakni “Menjadi Rujukan Studi Islam-Indonesia bagi Terwujudnya Masyarakat Damai Bermartabat”.  

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Moh. Khusen, M.A., M.Ag. menyampaikan syukur kepada Allah dan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Kasubbag Kemahasiswaan dan jajarannya atas terselenggaranya pelantikan pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) dengan lancar dan tetap khidmat meskipun dalam jumlah besar.

“Optimisme terpancar jelas dari para pengurus Ormawa dan itu sebagai bukti bahwa mereka siap untuk mengabdi kepada lembaga sekaligus berkontribusi riil baik dalam bentuk prestasi terbaik maupun program kegiatan yang berkualitas dan bermanfaat luas bagi sivitas akademik IAIN Salatiga,” ujar Wakil Rektor. (zid/hms)

IAIN Salatiga Kembali Gelar KMD

SALATIGA-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga kembali menggelar kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD). Kegiatan tersebut berlangsung tangal 7-12 Februari 2018, di kampus 2 IAIN Salatiga.

Peserta dalam Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) merupakan mahasiswa bidikmisi angkatan 2017. Tahun ini merupakan periode kedua IAIN Salatiga mengadakan KMD. Pada Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) 2018 jumlah peserta mencapai 109 mahasiswa dari berbagai jurusan.

Kegiatan KMD 2018 dibuka oleh Ka. Kwarcab Kota Salatiga Muh. Haris, M.Si., didampingi Ka. Mabigus IAIN Salatiga Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd., dan sejumlah pelatih dari Kwarcab Kota Salatiga. Ka. Kwarcab Kota Salatiga Muh. Haris, M.Si., saat memberikan sambutan selaku Pembina upacara pembukaan KMD IAIN Salatiga 2018 mengatakan, bahwa Kwarcab Kota Salatiga merasa berterimakasih karena IAIN Salatiga bisa menyelenggarakan KMD kedua kalinya.

“Kami berterimakasih kepada IAIN Salatiga yang telah menyelenggarakan KMD angkatan kedua, khususnya bagi para mahasiswa di lingkungan IAIN Salatiga,” ujar  Muh. Haris, M.Si.

Lanjut Ka. Mabigus IAIN Salatiga Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd., dalam sambutannya mengatakan bahwa KMD IAIN Salatiga 2018 ini diikuti oleh 109 mahasiswa bidikmisi angkatan 2017. Kami sangat mengapresasi terselenggaranya KMD 2018.

Tentunya melalui KMD para mahasiswa bidikmisi mendapatkan ilmu sekaligus memperdalam pengetahuan tentang kepramukaan. Selain itu, dalam rangkaian kegiatan KMD-pun terdapat mengasah ketrampilan, yang diharapkan para peserta dapat terasah ketrampilannya sebelum berada di lingkungan masyarakat.

“Melalui KMD diharapkan mahasiswa bidikmisi mendapat ilmu yang bermanfaat ketika terjun dimasyarakat, selain itu mahasiswa juga dapat mengasah ketrampilan guna menunjang kegiatan ketika berada dimasyarakat,” terang Ka. Mabigus. (zid/hms)

Kembali, IAIN Salatiga Juara 1 Volley

SALATIGA-Kembali tim volley putri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga menorehkan prestasi setelah Salatiga Cup 2017. Pada laga final Srikandi Cup 2018 tim volley putri berhasil membawa pulang Juara 1 usai mengalahkan PD Semarang di Gor Sehati Kridanggo Salatiga, Minggu (04/2).

Tim volley IAIN Salatiga berhasil mengalahkan PD Semarang pada final dengan skor set pertama 25-12, dan set kedua dengan skor 25-19. Dengan hasil skor tersebut akhirnya tim volley putri IAIN Salatiga berhasil membawa pulang juara 1.

Sebelumnya pada perempat final tim volley putri IAIN Salatiga sempat terjadi pertarungan sengit saat melawan tim Klub Bu Bejo dari Pabelan Kabupaten Semarang. Dengan permainan mencapai tiga set, tim volley putri IAIN Salatiga berhasil unggul.

Perolehan set pertama perempat final dimenangkan oleh Klub Bu Bejo. Namun pada set kedua tim IAIN Salatiga berhasil membalas dengan skor cukup tipis yakni 25-21 dan pada set ketiga skor-pun terpaut tipis 15-13 dimenangkan oleh tim volley putri IAIN Salatiga.

Sementara itu, Pembina Student Sport Club (SSC) IAIN Salatiga Rasimin, M.Pd. mengatakan bahwa pada laga Srikandi Cup 2018 yang diselengarakan oleh “Bu Bejo” Bola Volley Club Semarang ini terdapat 8 tim yang terbagi menjadi dua grup. Sedangkan IAIN Salatiga masuk pada grup B yang terdiri dari tim Bu Bejo Pabelan, IAIN Salatiga, Avvo Karanggede, dan Jagvoc Wonosegoro.

Pembinan SSC IAIN Salatiga menambahkan, dalam persiapan mengikuti ajang ini tim volley putri berlatih rutin. “Latihan rutin yang biasa kami lakukan yakni melatih teknik maupun fisik, sehingga tim saat bertanding dapat bertandiing maksimal,” ujar Rasimin, M.Pd.  

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Moh. Khusen, M.A., M.Ag. mengapresiasi atas capaian Juara 1 yang diperoleh oleh tim volley putri IAIN Salatiga pada laga “Bu Bejo” Bola Volly Clup Kabupaten Semarang.

“Ini prestasi yang sangat membanggakan sekaligus menggembirakan karena dalam masa 6 (enam) bulan ini tim volley putri kita telah menjadi juara di dua ajang kompetisi yang berbeda. Ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan olah raga mahasiswa khususnya bola volly sudah bagus dan harus terus didukung dan ditingkatkan,” terang Moh. Khusen, M.A., M.Ag. (zid/hms)

INGIN SEHAT ? BEKERJALAH DENGAN GEMBIRA!

Di tahun 1980an pernah ada sebuah penelitian yang dilakukan selama 15 tahun untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan kesehatan dan usia panjang (longevity). Hasilnya menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kepuasan kerja memiliki kesahatan yang lebih baik dan berusia lebih panjang dibanding mereka yang tidak memiliki kepuasan kerja

Orang yang memiliki kepuasan kerja setiap hari berangkat dengan semangat. Ia merasa pekerjaanya cocok dengan passionnya. Ia merasa bisa menghasilkan sesuatu bagi lembaganya. Ia merasa memiliki prestasi di antara kawan-kawannya. Ia merasa diakui dan dihargai oleh teman serta atasan. Hingga ia bekerja dengan suasana yang gembira

Meskipun untuk memiliki kepuasan kerja sangat dipengaruhi situasi lembaga. Namun penentunya tetap berada pada pribadi pekerja. Bagaimana ia mengolah potensi dan kemampuan dirinya. Bagaimana ia mengembangkan komitmen dan tanggung jawabnya. Bagaimana ia berkomunikasi dan membangun relasi dengan sejawat dan atasannya. Itulah yang akan menentukan bagaimana dirinya
Selama pekerja itu menunjukkan kemampuan, komitmen dan relasi yang baik. Maka tidak ada alasan baginya untuk tidak berprestasi dan mendapat promosi. Minimal ia akan selalu dilibatkan dalam berbagai hal yang membuatnya merasa dibutuhkan

Singkatnya, bila kita mulai bekerja dengan perasaan syukur dan gembira, maka kita akan mendapatkan kepuasan dan kegembiraan dalam bekerja. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan dan harapan hidup kita. Mari kita coba praktikkan…

Wallahu a’lam

Sumber: Gini A.R. & Sullivan, T.J. 1989. It Come With The Territory: An Inquiry Concerning Work and the Person. New York: Random House