Daily Archives: May 11, 2018

“Bimo Suci” Tampil di Pagelaran Wayang FTIK

SALATIGA – Lakon Bimo Suci sebagai juru kunci dalam pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Salatiga, di halaman gedung K. H. Ahmad Dahlam Kampus 3, Rabu (9/05).

Bersama Ki Dalang Joko Sunarno dan Dalang Cilik Anggoro Dwi Sadono pagelaran wayang dengan lakon Bimo Suci dimainkan. Pada kesempatan tersebut dihadiri Rektor beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan, dan jajaran pejabat dilingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga.

Sebelumnya, Suwardi, M.Pd. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) memaparkan malam tirakatan dan pagelaran budaya malam ini sengaja mengangkat tema “menguatkan pendidikan, memajukan kebudayan”. Dengan tema tersebut tentunya sejalan visi IAIN Salatiga dalam mewujudkan menjadi rujukan studi  Islam-Indonesia di dunia.

“Pagelaran wayang malam ini sebagai wujud memajukan pendidikan sekaligus melestarikan budaya Indonesia. Seperti yang pernah dilakukan para Wali Songo saat menyebarkan agama Islam,” terangnya.

Suwardi, M.Pd. juga menjelaskan pagelaran wayang sendiri merupakan salah satu bentuk kesenian yang pernah digunakan oleh Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Selain itu, melalui pageralaran tersebut dapat mempererat silaturahmi antara sivitas IAIN Salatiga dengan masyarakat kota salatiga khususnya kelurahan pulutan.

Sejalan dengan itu, Rektor IAIN Salatiga, Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan dengan terselenggarakannya malam tirakatan dan pagelaran budaya pada malam ini kami merasa bersyukur. Pagelaran wayang dengan menampilkan lakon Bimo Suci menjadi pengobat kerinduan sivitas akademika IAIN Salatiga dalam melestarikan budaya.

“Melalui pagelaran wayang ini kita dapat mengambil pejalan besar. karena didalam pagelaran tersebut terdapat banyak hal yang terlibat, seperti terdapat pendidikan seni musik, pendalaman bahasa khususnya bahasa Jawa, teater, maupun seni olah vocal,” kata Rektor.

Beliau juga menambahkan, tema yang diambil pada pagelaran ini sangatlah tepat. Dengan tema “menguatkan pendidikan, memajukan kebudayan” merupakan sejalan dengan visi IAIN Salatiga. “Tema menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan, sejalan dengan visi yakni tahun 2030 menjadi rujukan studi  Islam-Indonesia  bagi terwujudnya masyarakat damai bermartabat,” tambahnya.

Pagelaran wayang tersebut merupakan rangkaian kegiatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan (FTIK) IAIN Salatiga. Rangkaian kegiatan Hardiknas 2018 sendiri sejak 1-14 Mei 2018. (zid/hms)

Mahasiswa Thailand Ikuti Rangkaian Perkemahan Wirakarya PTKN di Riau

SALATIGA – Dua mahasiswa asal Thailand yang bekuliah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan dalam Perkemahan Wirakarya (PW) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XIV 2018 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim, mulai 3-10 Mei 2018.

Mahasiswa Thailand yang terdaftar sebagai peserta PW PTK XIV 2018 dari IAIN Salatiga yakni Surainee Tohyeng, jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) dan Muhammad Ikbal Wadeng, jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Menurut Muhammad Ikbal Wadeng, Ia merasa sangat beryukur dapat berpartisipasi dalam rangkaian PW PTK XIV 2018 yang diselenggarakan di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Selasa (8/05).

“Kesan Saya dari kegiatan ini adalah pengalaman pertama yang luar biasa dan tentunya menambah persaudaraan. Kedepan teman-teman mahasiswa Thailand perlu ikut latihan bersama Racana IAIN Salatiga, sehingga dapat menjaga kekompakan lebih baik lagi,” ujar Ikbal.

Selama kegiatan PW PTK XIV 2018 mereka mengikuti kegiatan antara lain tentang wawasan kebangsaan, pariwisata, serta tinggal di home stay yang berada di wilayah alam panjang, skitar pinggiran sungai kampar. Salah satu kegiatan disana yakni membangun destinasi wisata alam yang dilaksanakan secara bergelombang oleh masing-masing peserta PW PTK.

Perkemahan Wirakarya sendiri diperuntukan untuk kalangan Pramuka Pandega pada  Gugus Depan PTK (UIN, IAIN dan STAIN) akan mengangkat tema lingkungan, budaya dan wisata (Eco Culture Tourism).  Sebanyak 1.500 peserta dari  57 PTK se-Indonesia akan dikelompokan dalam dua kegiatan besar. Separuh peserta akan melakukan aktivitas di Bumi Perkemahan dan separuhnya lagi akan melakukan kegiatan bhakti masyarakat.

Moh. Khusen, M.Ag., M.A., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, mewakili Rektor IAIN Salatiga saat melepas kontingen mengungkapkan rasa syukur bahwa Racana Kusuma Dilaga-Woro Srikandi IAIN Salatiga tahun ini kembali mengirimkan delegasi di ajang PW PTK XIV di Riau. Kegiatan berskala nasional tersebut disamping bertujuan untuk ikut berdharma bakti di lokasi perkemahan juga diharapkan bisa dimanfaatkan oleh semua peserta untuk menimba ilmu tentang Eco Cultural Tourism untuk dikembangkan lagi sepulang dari Riau.

Beliau juga berpesan, “sebagai Pramuka sejati sudah selayaknya seluruh anggota kontingen IAIN Salatiga menjaga nama baik almamater dan selalu berusaha menjadi pionir dalam setiap kegiatan pengabdian dan raihan prestasi”, tambahnya. (zid/hms)