Tag Archives: praktikum

FTIK Selenggarakan Pelatihan Kepramukaan Sebelum PPL

SALATIGA-Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegukruan (FTIK) IAIN Salatiga kembali selenggarakan orientasi Kepramukaan. Orientasi tersebut ditujukan untuk para mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Menurut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Hammam, Ph.D orientasi Kepramukaan ini sangatlah penting bagi mahasiswa terutama mahasiswa FTIK sebagai calon guru atau pendidik. Selain itu, mahasiswa sebagai calon guru perlu mengenali hal-hal yang berkaitan dengan kepramukaan, memahami pengetahuan dasar kepramukaan (Persam dan Jambore), tali-temali, tehnik kemah dan api unggun sebagai bentuk pendidikan, pelatihan baris-berbaris (PBB), sandi, morse, semaphore, dan sebagainya.

“Melalui kegiatan kepramukaan terebut diharapkan para mahasiswa calon guru mendapatkan pembekalan untuk mendidik siswa di sekolah baik saat PPL maupun ketika sudah menjadi guru,” ujar Hamam, Ph.D.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan menambahkan, bahwa kegiatan tersebut berlangsung Selasa-Rabu (02-03/07/2019) dengan peserta 810 mahasiswa yang terdiri dari jurusan Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Tadris Bahasa Inggris, Tadris Ilmu Pengetahuan Alam, Tadris Matematika dan 30 instruktur pengalaman di kepramukaan. Kegiatan ini bertempat di Kampus 3 IAIN Salatiga.

Sementara itu, senada dengan Hamam, Ph.D., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Prof. Dr. Mansur, M.Ag menyampaikan bahwa dengan bekal ilmu kepramukaan tersebut diharapkan mahasiswa dapat mempraktekkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam menghadapi PPL di Sekolah/Madrasah akan mampu mengelola dengan baik, dan bermanfaat bagi mahasiswa, terutama bagi pendidik mampu mengelola,  memimpin peserta  didik dengan bekal ketrampilan ilmu kepramukaan tersebut.

“Ilmu kepramukaan tersebut diharapkan mahasiswa dapat mempraktekkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam menghadapi PPL di Sekolah/Madrasah akan mampu mengelola dengan baik,” kata Prof. Mansur dalam sambutannya di upacara Orientasi Kepramukaan, di halaman Gedung KH. Ahmad Dahlan, Kampus 3, Selasa (02/07/2019). IAINSalatiga-Aksi (hms/zie)

 

Praktikum Teknik Mediasi Progdi AS Jurusan Syariah

Praktikum Teknik Mediasi Progdi AS Jurusan Syariah STAIN Salatiga

Prodi AS Jurusan Syariah STAIN Salatiga mengadakan Praktikum Teknik Mediasi sebagai Upaya Penyelesaian Perkara di Luar Pengadilan, pada Senin, 26/11, dari 07.00-16.15, bertempat di Aula Kampus 2 Kembang Arum. Sebagaimana diketahui, dalam ranah hukum penyelesaian setiap perkara yang muncul dapat dilakukan melalui jalan persidangan dan non persidangan. Jalan persidangan adalah upaya penyelesaian perkara atau persoalan di depan hakim dengan berbagai tahapan yang cukup lama. Penyelesaian perkara dengan cara persidangan lazim bagi orang yang mampu dan cakap dalam hukum.

Cara penyelesaian perkara yang kedua adalah non persidangan atau tepatnya melalui mediasi. Mediasi adalah salah satu cara penyelesaian perkara di depan mediator dengan tahapan yang relatif lebih singkat. Cara penyelesaian perkara dengan mediasi kurang begitu lazim walaupun telah diatur melalui Perma no 1 tahun 1998. Perma tersebut berisi anjuran untuk penyelesaian kasus perdata sedapat mungkin diselesaikan melalui mediasi.

Program Studi Ahwal Al-Syakhsyiyyah(AS) Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga sebagai salah satu penyelenggara pendidikan hukum tentunya mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan anak didiknya mampu dan ahli dalam bidang mediasi. Acara ini dipandu langsung oleh Ketua Prodi AS, Illya MUhsin,MA.(sg)

Workshop Praktikum STAIN Salatiga

Workshop Praktikum STAIN Salatiga

Salah satu target yang ingin dicapai oleh lembaga pendidikan termasuk STAIN Salatiga adalah terwujudnya lulusan yang berdaya tidak hanya dalam aspek intelektualitasnya saja tapi juga pada aspek keterampilannya sesuai dengan bidang keilmuan yang dikaji. Dengan kata lain, proses pendidikan yang dijalankan diharapkan mampu mewujudkan lulusan yang seimbang antara kemampuan intelektual dan keterampilannya. Keseimbangan antara intelektualitas dan keterampilan semacam itu menjadi sesuatu yang sangat penting, terlebih untuk saat ini. Yakni masa di mana masyarakat pengguna atau user menuntut para alumni sebuah lembaga pendidikan yang terampil dalam segala hal.

STAIN Salatiga sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam tentu harus merespon tuntutan masyarakat tersebut dan tidak dapat mengesampingkannya. Jika tidak, maka lulusan STAIN Salatiga tidak akan dapat memenuhi tuntutan masyarakat tersebut, efek dominonya adalah bahwa STAIN Salatiga akan ditinggalkan oleh masyarakat.

Mengingat tuntutan masyarakat selalu berkembang seiring dengan perkembangan masyarakat itu sendiri, maka sudah barang tentu tuntutan tersebut selalu berkembang. Menyikapi hal itu maka pengembangan terhadap kurikulum menjadi suatu yang sangat urgen sifatnya. Melekat dalam hal itu adalah pengembangan program-program praktikumnya.

Berdasar itu, STAIN Salatiga mengadakan workshop praktikum  untuk semua program studi. Workshop dilaksanakan selama tiga hari, 20-22/11, di Kampus 1, Ruang Rapat Lantai 3, Gedung Sekretariat.(sg)

 

Praktikum Peradilan Prodi AHS

Proses peradilan di Indonesia melewati beberapa tahap yang tidak sederhana, dari proses awal sebuah perkara itu amsuk ke pengadilan hingga putusan dikeluarkan. Proses yang bertahap ini harus dipelajari secara seksama oleh para pegiat hukum di Indonesia, tidak terkecuali para mahasiswa hukum, baik pidana maupun perdata. Untuk tujuan ini, mahasiswa Ahwal al Syakhshiyyah (AHS/ Perdata Islam) melakukan praktikum peradilan dengan melakukan pengamatan langsung di lapanagn, bertempat di Pengadilan Negeri (PN) Kota  Salatiga, pada 16-30/7.

Praktikum diawali dengan penyerahan mahasiswa kepada pihak lembaga tempat praktik oleh pihak kampus, diwakili oleh Pembantu Ketua I Bidang Akademik Dr. Rahmat Hariyadi,M.Pd didampingi oleh Ketua Program Studi AHS, Illya Muhsin, M.Si, serta  dosen-dosen di prodi tersebut. Diharapkan olehnya, denga praktikum ini mahasiswa akan bisa melihat secara langsung proses yang berjalan di Pengadilan Negeri sehingga bisa mengkonfirmasi teori ayng didapatkan di dalam kelas dengan realitas di lapangan.

Selain di PN Salatiga, mahasiswa juga melakukan pratikum di Pengadilan Agama (PA) Salatiga. di tempat ini mahsiswa juga bisa melihat langsung perkara yang ditangani di dalamnya seperti sengketa rumah tangga, waris, gono-gini, sengketa perekonomian syariah dan sebagainya. Di PA Salatiga, pelaksanaan akan dilakukan pada tanggal 30/7 hingga 10/8. Sebelum melakukan praktikum ini, mahasiswa terlebih dahulu dibekali mengenai aspek apa saja yang harus diketahui, dengan demikian indicator praktikum akan diketahui secara jelas. (sg/aj)