{"id":4357,"date":"2014-11-13T08:46:24","date_gmt":"2014-11-13T01:46:24","guid":{"rendered":"http:\/\/stainsalatiga.ac.id\/?p=4357"},"modified":"2015-01-06T08:19:37","modified_gmt":"2015-01-06T01:19:37","slug":"ratusan-mahasiswa-stain-harus-antri-ikuti-seminar-nasional-kpi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/2014\/11\/ratusan-mahasiswa-stain-harus-antri-ikuti-seminar-nasional-kpi\/","title":{"rendered":"Ratusan Mahasiswa STAIN Harus Antri Ikuti Seminar Nasional KPI"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/stainsalatiga.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Seminar-KPI-STAIN-Salatiga.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4359 alignleft\" src=\"http:\/\/stainsalatiga.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Seminar-KPI-STAIN-Salatiga-300x200.jpg\" alt=\"Seminar KPI STAIN Salatiga\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Seminar-KPI-STAIN-Salatiga-300x200.jpg 300w, https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Seminar-KPI-STAIN-Salatiga.jpg 398w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Puluhan mahasiswa duduk di lantai tiga aula kampus 2 STAIN Salatiga demi mengikuti seminar nasional STAIN Salatiga yang digelar pada Rabu (05\/11) pukul 10.00 WIB. Pasalnya,seminar yang bertajuk \u201cBerkontribusi Untuk Negeri Melalui Televisi\u201d tersebut menghadirkan narasumber orang nomor satu di TVRI Jawa Tengah, Kemas A. Thalib dan seorang\u00a0<em>national public speaker<\/em>, Nessa Ghozal.<\/p>\n<p>Antusiasme yang ditunjukkan mahasiswa STAIN Salatiga terlihat \u00a0jelas tatkala mendengar penyelenggaraan seminar yang sepenuhnya diserahkan kepada mahasiswa Komisi Penyiaran Islam (KPI) tersebut bakal dilaksanakan. Secara kuantitas, terbukti dengan melonjaknya jumlah peserta yang awalnya hanya disediakan 150 kuota dihadiri sedikitnya 400 peserta. Hal ini membuat Kaprodi KPI, Mariatin tidak tega dan terpaksa memperbolehkan peserta masuk.<\/p>\n<p>\u201cKarena peminatnya banyak, maka lesehan di depan pun tidak apa-apa. Asalkan formal,\u201dTerangnya yang dikutip oleh Alvina Fitria, sebagai<em> double<\/em> kameramen acara tersebut.<\/p>\n<p>Namun, beberapa mahasiswa yang sudah mendaftar tapi datang terlambat pun tidak dapat mengikuti seminar ini. Vina, salah seorang panitia menuturkan bahwa jika sudah pukul 10.00 WIB dan memenuhi kuota, maka pintu langsung ditutup. Ketentuan ini mengacu pada kebijakan dan demi kelancaran acara, tambahnya. Hal ini pun membuat salah seorang peserta yang hendak mengikuti seminar terpaksa mengalah.<\/p>\n<p>\u201cYa seharusnya kan yang sudah daftar tetep boleh masuk. Mengingat ada peserta yang belum daftar tapi diperbolehkan masuk,\u201dUngkap Laily, Mahasiswa PBA semester 3, salah satu peserta yang berhasil dimintai keterangan.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, ketua panitia, Andika Lutfianto mengungkapkan bahwa langkah pertama dari panitia adalah mengambil strategi dengan pendaftaran online agar mengetahui apakah target terpenuhi atau tidak.<\/p>\n<p>\u201cTernyata lebih dari lebih dari target. Ada hampir 300 mahasiswa dan dosen yang mengikuti. Lalu yang dianggap sah mendaftar adalah saat peserta datang daftar ulang,\u201dJelasnya.<\/p>\n<p>Kendati demikian, seminar yang dimeriahkan oleh STAIN Music Club (SMC) dan dihadiri oleh Rahmat Hariyadi, Ketua STAIN Salatiga tersebut berlangsung kondusif. Dialog-dialog interaktif yang ditujukan kepada Direktur Utama TVRI Jateng maupun Nessa Ghozal, berlangsung antusias. Tidak tanggung-tanggug, Rifqi Aulia Erlangga sebagai MC terpaksa membuka termin pertanyaan hingga tiga kali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puluhan mahasiswa duduk di lantai tiga aula kampus 2 STAIN Salatiga demi mengikuti seminar nasional STAIN Salatiga yang digelar pada Rabu (05\/11) pukul 10.00 WIB. Pasalnya,seminar yang bertajuk \u201cBerkontribusi Untuk Negeri Melalui Televisi\u201d tersebut menghadirkan narasumber orang nomor satu di TVRI Jawa Tengah, Kemas A. Thalib dan seorang\u00a0national public speaker, Nessa Ghozal. Antusiasme yang ditunjukkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4359,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"class_list":["post-4357","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4357"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4357\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4360,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4357\/revisions\/4360"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}