{"id":8400,"date":"2018-06-14T21:33:48","date_gmt":"2018-06-14T14:33:48","guid":{"rendered":"http:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/?p=8400"},"modified":"2018-06-14T21:35:33","modified_gmt":"2018-06-14T14:35:33","slug":"bertakbir-dengan-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/2018\/06\/bertakbir-dengan-hati\/","title":{"rendered":"BERTAKBIR DENGAN HATI"},"content":{"rendered":"<p>Laksana pasukan, saat ini kita sedang kembali dari perang besar<br \/>\nDan meraih kemenangan dalam menghadapi musuh<br \/>\nYang ada di dalam diri kita sendiri<br \/>\nMenyatu dengan diri, dan mungkin telah lama menjadi tuan bagi diri ini<br \/>\nYaitu hawa nafsu, keserakahan, egoisme, amarah, dsb.<br \/>\nKarena itulah, kita kumandangkan takbir dan tahmid<br \/>\nSebagai tanda sukacita, namun juga berisi pengakuan<br \/>\nAllah Maha Besar, kita semua ini kecil, tak berarti<br \/>\nTak punya daya, tak punya kemampuan, kecuali dengan pertolongan-Nya<br \/>\nSehingga, tak pantas sama sekali menepuk dada<br \/>\nDan menganggap kemenangan itu karena usaha kita semata<br \/>\nKarenanya, rangkailah dengan kalimat tahmid<br \/>\nDia lah yang selayaknya dipuji, kita tak layak berharap pujian<br \/>\nKita ini penuh cacat-cela, aib serta dosa<br \/>\nHanya karena kemurahan Allah lah aib-aib itu masih ditutupi-Nya<br \/>\nMaka kita memuji-Nya dan berterima kasih kepada-Nya<br \/>\nAtas pertolongan-Nya, atas kemurahan dan kasih-sayang-Nya<\/p>\n<p>Lantas&#8230;ketika sudah mengakui kebesaran dan kemuliaan Allah<br \/>\nDan menyadari banyaknya aib dan dosa pada diri sendiri<br \/>\nPastilah kita akan selalu merendah dan berharap ampunan serta ridlo-Nya<br \/>\nDan&#8230;pasti kita pun akan menjadi rendah hati di hadapan manusia<br \/>\nTak lagi sungkan dan gengsi mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada sesama<br \/>\nAgar ringan beban kita<br \/>\nUngkapan minta maaf itu sejatinya juga menyiratkan<br \/>\nBahwa kita pun telah memberi maaf atas kesalahan saudara kita<br \/>\nKarena kita sadar, menyimpan dendam itu hanya akan menyuburkan berbagai macam penyakit hati<br \/>\nYang pelan tapi pasti, juga akan menyakiti tubuh kita ini.<\/p>\n<p>Bila kita sudah melakukannya<br \/>\nPerjalanan kita ke depan akan jadi lebih ringan<br \/>\nKita juga merasa lebih siap bila suatu saat dipanggil menghadap-Nya<br \/>\nYang itu pasti dan dekat, meskipun kapan, di mana, dan bagaimananya rahasia<br \/>\nDan kita berharap Allah memberi kesudahan yang baik bagi kehidupan kita.<br \/>\nAamiin<\/p>\n<p>SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1439 H<br \/>\n\u062a\u0642\u0628\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0645\u0646\u0627 \u0648\u0645\u0646\u0643\u0645 \u0635\u064a\u0627\u0645\u0646\u0627 \u0648\u0635\u064a\u0627\u0645\u0643\u0645 \u0648\u0643\u0644 \u0639\u0627\u0645 \u0648\u0627\u0646\u062a\u0645 \u0628\u062e\u064a\u0631<br \/>\nSegala salah dan khilaf, mohon dimaafkan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laksana pasukan, saat ini kita sedang kembali dari perang besar Dan meraih kemenangan dalam menghadapi musuh Yang ada di dalam diri kita sendiri Menyatu dengan diri, dan mungkin telah lama menjadi tuan bagi diri ini Yaitu hawa nafsu, keserakahan, egoisme, amarah, dsb. Karena itulah, kita kumandangkan takbir dan tahmid Sebagai tanda sukacita, namun juga berisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[223],"tags":[],"class_list":["post-8400","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kolom-pimpinan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8400"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8400\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8401,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8400\/revisions\/8401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/iainsalatiga.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}