Category Archives: Berita

IAIN Salatiga Segera Bangun Masjid

SALATIGA-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga akan segera bangun masjid di Kampus III Jalan Lingkar Salatiga Km.2. Pembangunan masjid tersebut diawali dengan peletakan batu pertama oleh Rektor, Wali dan Wakil Walikota, serta pejabat perwakilan dari Qatar Charity Indonesia, Selasa (02/10/2018) lalu.

Rektor IAIN Salatiga, Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Qatar Charity Indonesia, sehingga pembangunan masjid di Kampus III dapat teraliasi dan nantinya dapat bermanfaat bagi sivitas akademika IAIN Salatiga maupun masyarakat di sekitar Kampus III.

“Kami bersyukur dan sungguh ini merupakan karunia Allah pembangunan masjid di Kampus III akan segera di mulai, yang nantinya dapat bermanfaat bagi sivitas akademika IAIN Salatiga maupun masyarakat di sekitar kampus,” kata Rektor.

Senada dengan Rektor, Qatar Charity Indonesia yang diwakili Drs. H. Hamid Noor Yasin, M.M, mengatakan bahwa pembangunan masjid di Kampus III IAIN Salatiga merupakan sebuah anugrah dari Allah Swt. Karena dengan waktu yang singkat setelah melalui beberapa tahap, akhirnya dapat direalisasikan pembangunan masjid ini.

“Meski masjid yang kami bangun tidak besar, namun masjid di kampus III IAIN Salatiga merupakan pembagunan masjid terbesar dari yang pernah dibangun oleh Qatar Charity Indonesia di Jawa Tengah,” ujar Drs. Hamid.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Yulianto, S.E.,M.M., menyambut baik pembangunan masjid di Kampus III IAIN Salatiga. Harapannya setelah masjid ini terbangun selain meningkatkan ibadah juga dapat dimanfaatkan sebagai penunjang pendidikan, khususnya sebagai laboratorium pendidikan agama.

“Tentunya setelah masjid terbangun, segenap sivitas akademika dapat mengoptimalkan penggunaan masjid tersebut dengan berbagai kegiatan keagamaan,” terangnya. (zid/hms) IAIN Salatiga-#AKSI

 

IAIN Salatiga Melakukan Kerjasama dengan Saudi Electronic University

MALANG-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga melakukan kerjasama dengan Saudi Electronic University (SEU). Kerjama tersebut ditandai dengan menandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), di gedung rektorat UIN Malang, Jum’at (28/9) pekan lalu.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama., Moh. Khusen, M.Ag., M.A. usai penandatangan mengatakan, bahwa kerjasama tersebut sangat strategis bagi IAIN Salatiga, khususnya dalam rangka untuk pengembangan pembelajaran Bahasa Arab bagi sivitas akademika. Hasil kerjasama yang dilakukan IAIN Salatiga yaitu mendapat program dan aplikasi yang diberikan oleh SEU.

Program dan aplikasi ini juga dilengkapi dengan instrumen evaluasi serupa TOAFL sehingga perkembangan pembelajar Bahasa Arab dapat langsung diketahui dan diukur dengan skor tertentu.

Program dan aplikasi tersebut dapat bermanfaat bagi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) dan Bahasa dan Sastra Arab di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) yang diharapkan dapat segera menindaklanjuti dan mengaplikasikan program ini dalam pembelajaran sehingga pada nantinya semua jurusan juga dapat mengambil manfaatnya.

“Sudah lama mahasiswa menunggu inovasi dalam pembelajaran Bahasa Arab sehingga dapat menghapus kesan bahwa Bahasa Arab itu sangat rumit dan membosankan,” kata Wakil Rektor III.

Sementara, Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz Al-Mosa, menyampaikan bahwa Saudi Electronic University (SEU) terus berusaha mengembangkan program-program untuk menunjang pembelajaran Bahasa Arab utamanya bagi non-Arab, salah satunya dengan mengembangkan pembelajaran Bahasa Arab online. Dengannya siapa saja bisa belajar bahasa Arab secara mandiri, dimanapun dan kapanpun.

“SEU telah bekerjasama dengan kurang lebih 6000 kampus dan pusat bahasa di seluruh dunia, utamanya yang paling diprioritaskan olehnya adalah kampus di Indonesia,” terang Prof. Abdullah. (zid/hms) IAIN Salatiga-#AKSI

 

Tantangan dan Peluang Revolusi Industri 4.0

SALATIGA – “Setiap jaman ada tantangannya, setiap jaman ada dinamika yang harus dihadapi, dan setiap langkah pasti mengandung dan mengundang masalah yang harus diubah menjadi tantangan serta peluang yang luar biasa”.

Pesan tersebut disampaikan oleh Rektor IAIN Salatiga Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. dalam sambutannya ketika membuka kegiatan seminar internasional yang mengangkat tema “The Contribution of The Millennial Generation in Creating Halal Economy in The Revolution of Industry 4.0” sebagai bagian dari “Sharia Economics and Intellectual Moslem of IAIN (SEIMAN) Days 2018” yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI), di Auditorium Kampus 1, Rabu (26/09/2018).

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sivitas akademika, terutama mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ke depannya terutama dalam menghadapi masa setelah lulus.
Paling tidak ada tiga kata kunci pada tema seminar ini yang harus dipahami oleh peserta, yaitu pada tahun 2030-2035, para mahasiswa yang saat ini berusia 20-21 tahun, akan menjadi orang yang produktif yang disebut sebagai bonus demografi.

“Bonus demografi bagi masyarakat Indonesia adalah pada tahun 2030 dengan prosentase jumlah tenaga usia produktif yang sangat besar yang memiliki potensi untuk meningkatkan ekonomi khususnya ekonomi halal” kata Rektor.

Sementara itu, Prof. Dr. Habib Chirzin dari South East Asia Regional Institut for Community Education, mengatakan bahwa investasi yang dilakukan KSEI merupakan investasi keilmuan yang pada tahun 2030 akan menjadi bekal dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Revolusi industri pertama diawali dengan ilmu pengetahuan diantaranya ditemukannya mesin uap dan roda yang dapat membantu kegiatan industri pada masa itu.

Kemudian dalam memasuki revolusi industri 4.0 ini muncullah ilmu pengetahuan yang menghasilkan teknologi-teknologi canggih serta dapat mengembangkan industri. Namun revolusi tersebut mempunyai dampak, diantaranya kurangnya minat baca dan komunikasi verbal antara individu satu dengan lainnya.

“Apa yang dilakukan sekarang ini adalah perjalanan panjang dalam mempersiapakan revolusi 4.0,” terangnya.

Kegiatan SEIMAN Days 2018 menghadirkan Prof. Dr. Habib Chirzin (South East Asia Regional Institut for Community Education), Fajar Budi Laksono, M. Eng. (CEO Nyayur.com), Ahmad Akbar Susanto, S.E., M.Phil., Ph.D. (Ketua MPP KaFossei, Dosen UGM), dan Prof. Dr. Nor Adha Ab Hamid (Deputy Director, Center of Graduate Studies, Kolej Universiti Islam Antarabangsa Selangor (KUIS), Malaysia yang merupakan Pakar Halal Industri in South East Asia) dengan dipandu oleh Agung Guritno, S.S., M.Pd. (Dosen IAIN Salatiga) dan diikuti 290 mahasiswa IAIN Salatiga dan 10 peserta dari perguruan di sekitar Kota Salatiga. (zid/hms) IAIN Salatiga-#AKSI

IAIN Salatiga Ciptakan Green Campus

SALATIGA – Meningkatnya suhu udara membuat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga berkomitmen menciptakan Green Campus. Salah satunya diawali dengan menggelar peringatan Hari Lingkungan hidup se-Dunia bersama Pemkot Salatiga, Rabu (19/9/2018).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kampus 3, Jalan Lingkar Salatiga Km. 2 itu diikuti berbagai elemen masyarakat Salatiga. Rektor IAIN Salatiga, Dr. Rahmat Haryadi, M.Pd. dalam sambutannya mengungkapkan komitmen IAIN Salatiga untuk bersama-sama dengan Pemkot dalam membangun Kota Salatiga kembali hijau.

“Meskipun IAIN merupakan instansi di bawah Kementerian Agama tetapi kami berkomitmen bersama Pemkot untuk membangun Kota Salatiga menjadi asri,” ungkap Rektor.

Lebih lanjut diutarakan jumlah mahasiswa IAIN Salatiga saat ini telah mencapai lebih dari 12.000 orang. Jumlah tersebut diharapkan bisa berkontribusi untuk ikut menjaga lingkungan Kota Salatiga.

Ditemui terpisah, Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan dan Keuangan IAIN Salatiga, Kastolani, Ph.D. mengungkapkan kerja sama dengan Pemkot Salatiga saat ini menjadi langkah awal menuju Green Campus. Kegiatan lanjutan akan diselenggarakan dalam waktu dekat bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Grand desain kampus 3 dengan bermodal 15 hektare dari total lahan 50 hektare yang ditargetkan untuk dimiliki, 60% kami sediakan untuk RTH (ruang terbuka hijau*),” jelas dia.

Sementara itu Walikota Salatiga, Yuliyanto mengungkapkan masalah sampah jika tidak diselesaikan akan menimbulkan persoalan yang lebih kompleks. Karena itu dibutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi permasalahan ini.

“Salah satu solusinya membentuk bank sampah. Jika itu (bank sampah) sudah terbentuk di tingkat RT dan RW maka persoalan itu (sampah) bisa terselesaikan,” ujar dia dalam sambutan saat membuka kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia.

Rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup ini diisi dengan berbagai lomba kreasi daur ulang sampah tingkat pelajar, lomba melukis tong sampah, lomba fashion show, lomba mewarnai. Selain itu kegiatan ini juga diisi dengan senam sehat, pembuatan 100 titik biopori dan penanaman bibit pohon di lingkungan IAIN Salatiga. (cka/hms) IAIN Salatiga-#AKSI

PSGA – Tazkia Lakukan Trauma Healing di Lombok

PSGA membawa serta tim Biro Konsultasi Psikologi Tazkia memberikan pelatihan trauma healing bagi ibu-ibu Darmawanita UIN Mataram. Dalam kunjungnnya selama tiga hari, 17-19 september lalu, tim trauma healing yang dikomandani oleh kepala PSGA Dr. Lilik Sriyanti, M.Si tersebut terjun menemui para penyintas bencana. Disamping melakukan trauma healing di beberapa wilayah, tim juga memberikan pelatihan membuat sulam pita, gantungan kunci dan menghias stoples, agar ibu-ibu dapat mengisi waktu luangnya.