Category Archives: Kolom Pimpinan

SELAMAT HARI GURU

Untuk semua guru…
Meski awalnya ada yang mungkin bukan panggilan jiwa, namun setelah menjadi guru, haruslah dengan sepenuh hati dan jiwa.
Karena, tanpa hati dan jiwa…
Guru tak kan pernah bisa merasai nikmat dan lezatnya
Menjadi perantara antara Dia Sang Pemilik Seluruh Ilmu
Dengan para murid yang “nyucup” setetes ilmu melalui guru.

Memang, menjadi guru bukanlah jalan untuk kaya raya..
Namun sangat mungkin menjadi pintu untuk kaya yang sesungguhnya, yaitu kaya hati
Karena seorang guru sejati, haruslah seorang yang istiqomah…
Yang hari-harinya dipenuhi pikiran untuk memberi teladan, mengajar, dan mendoakan murid-muridnya
Dan.. Allah Maha Tahu, orang yang diberi kekayaan harta yang melimpah, biasanya sulit untuk tetap istiqomah mengajar, ceramah, atau berkhotbah….
Karenanya, Allah Yang Maha Bijaksana, pasti memberi kekayaan “yang lainnya” kepada para guru..

Menjadi guru, juga bukan sarana untuk menjadi orang terkenal, sebagaimana artis-artis di layar kaca…
Tapi sangat mungkin menjadi jalan bagi kebahagiaan yang kekal tidak hanya di dunia..
Dengan keikhlasannya dalam mengajar, guru mendapatkan penghormatan dan penghargaan dari para murid dan orang tuanya
Dan ini menjadi amal jariyah yang kekal baginya…
Bisa jadi, banyak sekali guru sejati, yang mungkin tidak terkenal di muka bumi, namun sangat dikenal di “langit” sana.

Wallaahu a’lam

Selamat Hari Guru..

SAMBUTAN REKTOR PADA UPACARA PEMBUKAAN PBAK 2018

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalaamu’alaikum ww.

Segenap pimpinan IAIN Salatiga yang saya hormati…
Para panitia dari Dema, Sema dan seluruh unsur lainnya
Seluruh mahasiswa baru, yang saya cintai dan selalu saya doakan..

Marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah Swt, karena dengan nikmat dan hidayah-Nya lah pagi ini kita dapat berkumpul di sini tanpa halangan suatu apa pun. Sholawat serta salam semoga selalu dilimpahkan kepada baginda Rasulullah Muhammad Saw, beserta seluruh keluarga, sahabat dan pengikutnya.

Mekar berkembang si bunga melati….
Putih warnanya si bunga dahlia
Selamat datang di kampus ini…
Kampusnya calon pemimpin umat dan bangsa

Pergi ke Semarang membeli bendera
Pulangnya singgah di kota Ambarawa…
Mulai sekarang Anda dipanggil Saudara…
Karena telah menjadi seorang mahasiswa

Saudara-saudara para mahasiswa…
Hari ini, kami sungguh berbangga, menyambut kehadiran 3059 mahassiswa baru IAIN Salatiga.
Selamat datang semuanya… Selamat datang calon-calon pemimpin umat dan bangsa.
Kemarin Anda masih dipanggil anak-anak, karena memang masih belum dewasa. Kini kita panggil Saudara, karena di kampus ini Anda adalah Orang Dewasa, yang akan menjadi bagian dari masyarakat ilmiah yang disebut dengan Civitas Akademika. Civitas Akademika itu, terdiri atas dosen dan mahasiswa, yang akan menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan, menyampaikannya dalam pembelajaran, serta mengamalkannya melalui pengabdian kepada masyarakat. Inilah yang disebut Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan demikian, mulai saat ini, Saudara semua handaknya dapat berpikir, berperilaku dan berinteraksi sebagai orang dewasa. Yaitu, orang yang sadar akan dirinya, yang bertanggung jawab atas diri dan masa depannya.

Saudara-saudara para mahasiswa yang saya cintai…
Memasuki kampus IAIN Salatiga, kiranya perlu disadari bahwa perguruan tinggi ini bukan hanya mengajarkan ilmu dan melaksanakan tri dharma. Namun IAIN Salatiga, adalah juga mengemban misi dakwah Islam. Setiap sivitas akademika, dosen dan mahasiswa, serta seluruh keluarga IAIN Salatiga, hendaknya dapat menjadi cermin dan teladan di masyarakat dan di mana pun, dalam hal agama, ahlak, maupun sopan santun. Mahasiswa baru hendaknya menyadari, kita semua akan selalu dinilai dan disoroti, apakah perilaku kita sesuai dengan norma-norma agama yang kita yakini. Oleh karena itu, mulai saat ini, semuanya saja kita minta dapat MEMANTASKAN DIRI sebagai mahasiswa IAIN Salatiga, baik dalam bertutur kata, berpenampilan, bergaul maupun dalam keseluruhan perilakunya. Kata kuncinya adalah.. “Memantaskan Diri” sebagai bagian dari masyarakat kampus yang religius.

Saudara-saudara para mahasiswa baru yang saya cintai dan selalu saya doakan…
Keislaman yang dikembangkan oleh IAIN Salatiga sebagai perguruan tinggi negeri, adalah Islam yang moderat (wasathiyah), Islam yang toleran, dan Islam yang rahmatan lil alamiin. Yaitu Islam yang bisa menghargai budaya, Islam yang bisa menghargai perbedaan aliran, yang bisa menghargai pemeluk agama lain, yang bisa hidup damai dengan kelompok atau golongan apa pun dan bahkan memberikan rahmat dan kasih sayang kepada seluruh alam.
Oleh karena itu, kami harapkan para mahasiswa baru untuk mampu memilah dan memilih, dalam menerima ajaran, pemikiran, kelompok maupun gerakan. Jangan sampai terbawa kepada aliran yang bertentangan dengan Ideologi bangsa Indonesia. Kita adalah orang Indonesia yang beragama Islam, dan seorang muslim yang tinggal di negara Indonesia. Karena itu keislaman dan keindonesiaan kita sudah final. Kita sadari bahwa kemajemukan bangsa Indonesia adalah kehendak Allah Swt, dan alhamdulillah kita memiliki ideologi yang bisa mempersatukan bangsa ini. Selalu ingatlah bahwa saudara adalah calon-calon pemimpin umat dan bangsa. Bawalah diri Anda, bisa diterima semua golongan umat, dan bisa memberi sumbangan bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Saudara-saudara para mahasiswa baru yang saya cintai dan selalu saya doakan…
Sebagai penutup… akan saya bacakan sebuah puisi pendek.. yang berjudul: “Dari Sini Aku Memulai”

DARI SINI AKU MEMULAI…
Mencari dan menemukan siapa sejatinya diri ini
Semua proses dan interaksi akan aku jalani
Dengan kesungguhan dan rasa gembira di hati
Ketika awal datang… mungkin memang aku masih gamang
Namun kuyakinkan dalam hati
Empat tahun yang akan datang
Aku akan tinggalkan kampus ini..
Sebagai pribadi yang matang
Yang akan membuat bangga orang tua
Yang akan membuat masyarakat percaya
Yang akan membuat umat menerima
Yang siap berbuat dan mengabdi untuk bangsa

Dari sini aku memulai
Membangun mimpi, merenda asa
Merangkai hari menuju dewasa
Memahat dan melukis kesejatian manusia
Yang punya jati diri
Yang punya eksistensi
Yang punya kompetensi
Yang punya kontribusi
Yang memberi makna bagi dunia
Sesuai tugas sebagai khalifah-nya

Dari sini aku memulai…
Mewujudkan hidup yang penuh arti
Semoga Allah meridloi… Amiin

Sekian.. wal’afwu minkum
Wassalaamu’alaikum ww.

Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)
Tahun Akademik 2018/2019

Selasa, 7 Agustus 2018

BERTAKBIR DENGAN HATI

Laksana pasukan, saat ini kita sedang kembali dari perang besar
Dan meraih kemenangan dalam menghadapi musuh
Yang ada di dalam diri kita sendiri
Menyatu dengan diri, dan mungkin telah lama menjadi tuan bagi diri ini
Yaitu hawa nafsu, keserakahan, egoisme, amarah, dsb.
Karena itulah, kita kumandangkan takbir dan tahmid
Sebagai tanda sukacita, namun juga berisi pengakuan
Allah Maha Besar, kita semua ini kecil, tak berarti
Tak punya daya, tak punya kemampuan, kecuali dengan pertolongan-Nya
Sehingga, tak pantas sama sekali menepuk dada
Dan menganggap kemenangan itu karena usaha kita semata
Karenanya, rangkailah dengan kalimat tahmid
Dia lah yang selayaknya dipuji, kita tak layak berharap pujian
Kita ini penuh cacat-cela, aib serta dosa
Hanya karena kemurahan Allah lah aib-aib itu masih ditutupi-Nya
Maka kita memuji-Nya dan berterima kasih kepada-Nya
Atas pertolongan-Nya, atas kemurahan dan kasih-sayang-Nya

Lantas…ketika sudah mengakui kebesaran dan kemuliaan Allah
Dan menyadari banyaknya aib dan dosa pada diri sendiri
Pastilah kita akan selalu merendah dan berharap ampunan serta ridlo-Nya
Dan…pasti kita pun akan menjadi rendah hati di hadapan manusia
Tak lagi sungkan dan gengsi mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada sesama
Agar ringan beban kita
Ungkapan minta maaf itu sejatinya juga menyiratkan
Bahwa kita pun telah memberi maaf atas kesalahan saudara kita
Karena kita sadar, menyimpan dendam itu hanya akan menyuburkan berbagai macam penyakit hati
Yang pelan tapi pasti, juga akan menyakiti tubuh kita ini.

Bila kita sudah melakukannya
Perjalanan kita ke depan akan jadi lebih ringan
Kita juga merasa lebih siap bila suatu saat dipanggil menghadap-Nya
Yang itu pasti dan dekat, meskipun kapan, di mana, dan bagaimananya rahasia
Dan kita berharap Allah memberi kesudahan yang baik bagi kehidupan kita.
Aamiin

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1439 H
تقبل الله منا ومنكم صيامنا وصيامكم وكل عام وانتم بخير
Segala salah dan khilaf, mohon dimaafkan

ACTION PLAN PASCARAMADHAN

Ramadhan tinggal hari-hari terahir
Tujuan training ini insya Allah telah kita kuasai dengan baik. Kita telah menguasai kemampuan untuk : berisiplin dan menghargai waktu,
mengendalikan diri, jujur, sabar, teguh pendirian, berpikiran positif,
semangat belajar, serta berjiwa sosial dan dermawan.

Insya Allah inspirasi dan insight untuk perubahan hidup kita ke depan
Juga kita peroleh melalui turunnya “lailatul qodar” pada kita. Tinggal menuangkannya dalam action plan pascaramadhan. Sehingga setelah memasuki bulan Syawal (yang berarti “peningkatan”). Hidup kita akan mengalami perubahan yang terukur dan terprogram. Karena kehidupan dan masa depan hanya bisa kita ubah
Melalui perubahan sikap dan kebiasaan kita. Sebagaimana kata bijak: “If you always do what you’ve always done, You’ll always get what you’ve always got.” (Henry Ford)

Rencana aksi pasca training Ramadhan setahun ke depan
Berisi target-target yang hendak kita capai dalam berbagai dimensi hidup kita
Dalam relasi dengan Tuhan, dalam. hal profesi, hubungan dengan keluarga, dst. Apa pun yang ingin kita raih pascaramadhan, cobalah tuangkan. Setelah itu, tuliskan kebiasaan apa yang harus diubah pada diri kita. Yang utama tentu adalah manajemen waktu
Susun dan tepati waktu untuk: beribadah, bekerja, bersama keluarga, dan beristirahat. Lanjutkan kebiasaan bangun sahur, untuk shalat tahajud dan berdoa Lanjutkan untuk terus mengontrol pikiran dan panca indera, selalulah berbaik sangka
Kita boleh juga mematok target sedekah kita, Baik besarnya nominal maupun jangkauan beneficiarynya
Kemudian, bekerjalah dengan fokus pada progres. Tiap hari harus ada progres untuk target yang kita canangkan. Oh ya… jangan lupa memasukkan nama-nama saudara, teman, kenalan. Dan orang-orang yang pernah berjasa dalam perjalanan hidup kita
Yang kita targetkan untuk bisa bersilaturrahmi. Karena kita tahu, silaturrahmi itu memanjangkan umur dan membuka pintu rizki

Semoga kita bisa terus mengubah dan memperbaiki diri, Serta menyiapkan diri memenuhi panggilan-Nya
Semoga kita nanti “puas” saat menghadap-Nya. Dan… Allah pun ridlo melihat amal kita, dan menerima kita kembali. Aamiiin.

Wallaahu a’lam

LEARNING OUTCOMES PUASA #8

KEDERMAWANAN

Ketika orang yang berpuasa merasakan lapar dan haus di siang hari. Maka ia dianjurkan menyadari dan mensyukuri keadaannya, Bahwa nanti sore hampir pasti telah tersedia makan dan minum untuknya. Sembari mengingat derita orang-orang yang miskin yang tiap hari merasakan lapar, dan tidak pasti ada yang dimakannya. Atau pun kalau ada, harus didapatnya dengan susah payah.

Harapannya orang puasa itu menjadi tergugah untuk banyak bersedekah
Hingga seterusnya jadilah ia seorang yang dermawan

Kedermawanan itu, hakikatnya akan kembali pada diri sendiri
Baik berupa kebaikan (berkah) dalam rizki dan hidupnya
Maupun dalam dalam kesehatan pribadinya
Karena kedermawanan itu nimbulkan kebahagiaan
Pada saat melakukan sedekah, dalam diri seseorang akan muncul
Hormon cinta (oxytocin) dalam jumlah besar*
Ini menjadikannya lebih sehat dan gembira, merasa dibutuhkan,
Dan merasa memiliki tujuan jangka panjang (kampung akhirat)
Kiranya ini menjadi salah satu bukti kebenaran
Firman Allah yang berbunyi:
إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri …(Q.A. Al-Israa: 7)

Puasa itu sendiri menyehatkan bagi tubuh manusia
Ditambah lagi dengan kebahagiaan yang muncul karena sedekah
Yang melipatgandakan kekebalan tubuh dan menyehatkan
Sungguh, puasa itu membawa berkah yang luar biasa
Tidak hanya pahala dan surga yang menanti besok di sana
Namun keberkahannya sudah bisa kita terima di dunia
Subhaanallah.. Rabb manusia, yang sangat Cinta pada seluruh hamba-Nya
Yang memberikan semua syariat-syariat-Nya
Demi kebaikan dan keberhasilan hidup manusia, dunia dan akhiratnya
Wallaahu a’lam

*Taruna Ikrar : https://www.republika.co.id/berita/ramadhan)