KURANGI ANGKA PERCERAIAN, IAIN SALATIGA GELAR SEKOLAH PRA NIKAH

SALATIGA – Guna membekali para generasi muda dalam memasuki pernikahan, Biro Konsultasi Psikologi Tazkia Institut Agama Islam Negeri Salatiga, menggelar acara Sekolah Pranikah Batch 1, di Hotel Laras Asri Salatiga, Sabtu (28/09/2019).

Acara tersbut dihadiri 300 peserta dari yang kalangan mahasiswa serta elemen masyarakat. Hadir pula dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang yang sangat antusias dan siap bersinergi bersama dalam program pengurangan masalah keluarga dan pernikahan. Biro Konsultasi Psikologi Tazkia juga menghadirkan tiga nara sumber yakni Dr. Ahmad Sulthoni M.Pd, Siti Asdiqoh M.Si dan Dr. Anang Fahrudin, M.Si.

Prof. Dr. Saerozi, M,Ag. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan dalam sambutan pembukaan, menyampaikan bahwa tingkat perceraian di Indonesia cukup tinggi dan ini menjadi masalah nasional, maka biro psikologi IAIN Salatiga merasa harus ikut andil dalam mengatasi terkait dengan hal ini.

“Tujuan dari acara ini juga diharapkan memberi bekal bagi generasi muda agar siap menghadapi pernikahan dan melahirkan keluarga berkualitas,” kata Guru Besar IAIN Salatiga.

Sementara itu, Direktur Biro Konsultasi Psikologi Tazkia Institut Agama Islam Negeri Salatiga , Dr. Ahmad Sulthoni, M.Pd mengatakan Sekolah Pranikah ini akan berlangsung dua belas kali pertemuan dalam dua bulan. Dia juga mnyampaikan, setelah peserta mengikuti materi hingga akhir, peserta akan mendapat sertifikat dan akan diwisuda.

“Harapannya dengan mengikuti sekolah pranikah ini, generasi muda memiliki bekal cukup dan matang mengenai hakikat dan makna pernikahan, sehingga ketika sudah siap secara lahir dan batin untuk menikah, mereka sudah mendapatkan bekal,” harap Direktur Tazkia. IAINSalatiga-#KERENBRO_AJIB

 

 

Penulis : Widayati
Editor : Ilman Elfikri
Sumber : Biro Tazkia