Tag Archives: lomba

Voli Putri Mewakili Jawa Tengah di POMNAS Tahun 2019

SALATIGA-Tim Voli Putri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga akan mewakili Jawa Tengah pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional Tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Jakarta, September mendatang.

Voli Putri IAIN Salatiga dinyatakan lolos mewakili Jawa Tengah usai meraih Juara 1 pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Jawa Tengah setelah mengalahkan perwakilan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dalam pertandingan tersebut, tim voli IAIN Salatiga berhasil memperoleh poin 21-14 dan 21-19.

Sementara itu, tim voli putra IAIN Salatiga yang pada saat POM Rayon berhasil menduduki Juara 1, namun dalam ajang POMPROV tahun ini harus menerima kekalahan dengan menduduki Juara 3 usai melawan UNNES dan UNSOED Purwokerto.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Sidqon Maesur, Lc., M.A., mengatakan bahwa IAIN Salatiga selalu mendukung upaya peningkatan prestasi mahasiswa, meskipun tidak mudah untuk menciptakan konsistensi disetiap bidang karena mahasiswa memiliki waktu yang terbatas.

Dr. Sidqon juga menambahkan masih banyak yang perlu di evaluasi pada masing-masing bidang sesuai bakat dan minat mahasiswa. “Tetapi yang terpenting adalah upaya pendekatan kepada mahasiswa untuk senantiasa semangat dan berjuang terus dalam meningkatkan prestasi,” tambahnya. IAINSalatiga-#AKSI (hms/zie)

Mahbub dan Exti Sandang Juara 2 Mas-Mbak Salatiga

SALATIGA-Mahbub Hambali, mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Fauzia Exti Hanan Amri, Mahasiswi jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan berhasil menyandang Juara 2 Mas dan Mbak Salatiga pada ajang pemilihan Duta Wisata Kota Salatiga yang berlangsung di GPD (Gedung Pertemuan Daerah) Jl. Pemuda No. 03, Jum’at (26/07/2019) kemarin.

Fauzia Exti Hanan Amri yang akrab dipanggil Exti, usai mengikuti serangkaian acara malam Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Salatiga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Tidak lupa Exti memohon maaf apabila belum bisa memberikan yang terbaik mewakili IAIN Salatiga.

“Ajang ini membuktikan banyaknya potensi para pemuda Salatiga yang begitu luar biasa,” ujar Exti.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri pada Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Salatiga, IAIN Salatiga berhasil membawa pulang juara dua Mas dan Mbak yang diraih oleh Mahbub Hambali dan Fauzia Exti Hanan Amri, Dani Anwar dari jurusan Psikologi Islam Fakultas Dakwah sebagai Juara Mas Berbakat, dan Sinta Mahrani mahasiswi jurusan Tadris Bahasa Inggris sebagai Juara Mbak Kepribadian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Salatiga, Sri Danujo SE., M.M., dalam sambutanya menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran seluruh jajaran yang telah membantu dalam kegiatan malam Grand Final Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Salatiga. Atas nama pribadi dan Pemkot Salatiga, Ia memberikan apresiasi kepada segenap panitia dan dewan juri yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

“Kota Salatiga memiliki banyak potensi wisata baik berupa kuliner, sejarah serta religi yang harus dikembangkan. Untuk itu Dinas Pariwisata menggandeng generasi muda dalam memajukan kepariwisataan Kota Salatiga guna mempromosikan tempat destinasi wisata dengan tidak bertentangan dengan UU No. 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan,” sambutnya. IAINSalatiga-#AKSI (hms/zie)

IAIN Salatiga Bawa Pulang 3 Mendali di PIONIR IX

SALATIGA-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga berhasil membawa 3 medali di ajang Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) IX Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2019 yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, tanggal 15-21 Juli 2019.

Tiga medali yang berhasil dibawa pulang pertama dari Film Pendek dengan judul “Serasa Semanusia” dengan membawa medali Perak. Medali perak kedua yakni berasal dari cabang Musikalisasi Hadis dan pada cabang olahraga Voli Putri IAIN Salatiga berhasil membawa medali perunggu usai mengalahkan UIN Sunan Gunung Jati Bandung.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Sidqon Maesur, Lc. M.A., mengatakan selain membawa pulang tiga mendali, IAIN Salatiga juga berhasil mendapatkan juara harapan dari cabang Pencak Silat Putra dan juara Fotogenik pada pemilihan Duta PTKIN 2019.

“Meskipun sudah berusaha maksimal serta belum sesuai dengan harapan, tetapi kami tetap bersyukur bisa membawa pulang dua medali Perak, satu medali Perunggu, serta juara harapan dan juara fotogenik,” ujar Waki Rektor III saat apel pagi di kampus 3, Jalan Lingkar Salatiga Km.2, Senin (22/07/2019).

Dr. Sidqon juga menyampaikan bahwa pada PIONIR X tahun 2021 berdasarkan hasil musyawarah Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia, menominasikan tiga PTKIN Calon Tuan Rumah PIONIR X Tahun 2021, yaitu UIN Alauddin Makasar, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan IAIN Salatiga.

Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., ditemui usai membuka Sosialisasi Litapdimas dan Penelitian Tahun 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Salatiga yang diselenggarakan mulai 24-25 Juli 2019 di Auditorium Gedung KH. Hasyim Asy’ari kampus 3, mengatakan bahwa kontingen PIONIR IAIN Salatiga sudah berjuang maksimal. Mereka bagaimanapun sudah berpartisipasi merayakan kebersamaan, yang menjadi salah satu mantra Kementerian Agama. Selain itu, mereka juga sudah menjunjung sportifitas dalam pertandingan yang berlangsung selama PIONIR IX PTKIN Tahun 2019.

“Perolehan medali adalah suatu prestasi tersendiri bagi lembaga, Kami tetap mengapresiasi semua perjuangan kontingen,” kata Rektor IAIN Salatiga. IAINSalatiga-#AKSI (hms/zie)

Sri Wahyuni Bersiap Menuju POMNAS 2019

SEMARANG-Sri Wahyuni mahasiswa jurusan Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Salatiga berhasil meraih Juara 3 Tarung Derajat pada Pekan Olahraga Mahasiswa (POMPROV) Jawa Tengah 2019 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Sultan Agung Semarang, pada 19-20 Juli 2019. Para petarung terpilih serta mendapatkan juara dari peserta POMPROV akan diseleksi dan dikarantina untuk selanjutnya akan berlaga di POMNAS 2019.

Sri Wahyuni berhasil mengalahkan perwakilan dari berbagai universitas peserta cabang Tarung Derajat POMPROV 2019. Kemudian pada penyesihan terakhir, Wahyuni berhasil menyisihkan Vinda perwakilan dari Universitas Muria Kudus, sehingga dapat meraih juara 3.

Pomprov cabor tarung derajat diikuti sekitar 50 mahasiswa/i dari 10 perguruan tinggi di Jawa Tengah diantaranya IAIN Salatiga, Universitas Tunas Pembangunan, Universitas Sultan Agung Semarang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Muria Kudus, Universirtas Muhammadiyah Surakarta, Univeristas Semarang, dan Univeristas Kristen Satya Wacana.

Sri Wahyuni berharap untuk cabor Tarung Derajat, semakin berkembang dan bertambah kualitas serta kuantitas para atletnya sehingga dapat bersaing dengan cabor lain dalam kejuaraan berskala provinsi, nasional maupun internasional. Selain itu, Dia juga mempunyai cita-cita supaya bisa mendirikan UKM Tarung Derajat dikampus IAIN Salatiga.

“Saya berharap Tarung Derajat ini semakin berkualitas dan bersaing dengan cabang olahraga lainnya, serta dapat membawa nama almamater dikejuaraan berskala regional, nasional, maupun internasional,” terang Wahyuni saat ditemui di kampus, Senin (22/07/2019).

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. Hammam Sanadi, M.Pd., usai mendampingi kontingen PIONIR IX mengatakan, merasa bersyukur perwakilan IAIN Salatiga dapat meraih juara 3 dicabang olahraga Tarung Derajat POMPROV 2019. Tentunya ini menjadi semangat bagi mahasiswa yang mempunyai minat, khususnya pada Tarung Derajat agar bisa lebih focus.

“Sehingga harapannya perwakilan IAIN Salatiga dapat berlaga diberbagai kejuaraan, termasuk POMRAYON maupun POMPROV perguruan tinggi,” kata Hammam.  IAINSalatiga-#AKSI (hms/zie)

Vanesha Raih Juara 2 Orienteering Tingkat Nasional

SEMARANG-Vanesha Febriana, jurusan Perbankan Syariah (2017) mewakili Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Mitapasa IAIN Salatiga berhasil meraih juara 2 kejuaraan Orienteering tingkat nasional. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Mahasiswa Pecinta Alam KSG Social Adventure Club Fakultas Ilmu Sosial UNNES yang bertajuk “Orienteering Sport Feast 1.0”.

Vanesha saat ditemui usai kegiatan tersbut mengatakan, bahwa perlombaan dilaksanakan di daerah Kalisidi Kabupaten Semarang, pada 20-21 Juli 2019. Peserta lomba berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan beberapa kategori yaitu P20, W20, P21, dan W21. Jenis orienteering yang dilaksanakan kali ini adalah Cross Country dimana peserta diharuskan menyelesaikan perlombaan dengan waktu sesingkat mungkin tetapi harus mengunjungi seluruh poin secara berurutan.

“Jarak perlombaan termasuk dalam kategori middle orienteering, sementara peta yang digunakan adalah ISOM 2017,” ujar Vanesha, Senin (22/07/2019).

Vanesha Febriana yang mewakili Mapala Mitapasa berhasil meraih Juara 2 pada kategori W20, dan menyelesaikan pertandingan dengan waktu tempuh selama 26 menit. Mengalahkan Cici Sinaga dari Likhita Orienteering sebagai Juara 3 dengan selisih waktu 1 menit. Sementara Juara I diraih oleh Nova Eka dari OSM.

Sementara itu, Vanesha menambahkan bahwa pertandingan orinteering harus menyeimbangkan antara fisik dan otak, karena selain berlari dan bernavigasi, peserta juga harus menyelesaikan pertandingan dengan waktu sesingkat mungkin. Selain itu, dalam mengunjungi poin harus berurutan karena jika tidak urut akan diskualifikasi, sehingga jika satu poin tidak ditemukan akan menghambat poin lainnya.

“Kemenangan ini saya persembahkan kepada Mapala Mitapasa, dan sekaligus kado 25 tahun Mapala Mitapasa” tutur Vanesha. IAINSalatiga-#AKSI (Sri Wahyuning/Mitapasa) (hms/zie)