Wisudawan IAIN Mengemban Misi Dakwah di Masyarakat

Kita ketahui bahwa selain misi keilmuan dan profesionalisme, setiap wisudawan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga hendaknya menyadari tugasnya untuk mengemban adalah misi dakwah, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemunkaran (amar makruf nahiy munkar). Hal tersebut disampaikan Rektor IAIN Salatiga Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. pada wisuda ke-6 di kampus 3, Sabtu (25/11).

Rektor juga bepesan pertama, Teruslah belajar meningkatkan keilmuan, anda. Belajar bukan hanya aspek knowing and doing, tetapi saat ini anda adalah saatnya belajar menjadi (being).  “Apabila selama ini anda belajar berbagai teori, maka kini saatnya anda belajar menerapkannya dalam kancah yang nyata baik itu dalam profesi yang dimasuki maupun dalam kehidupan masyarakat,” katanya.

Kedua adalah jangan berpangku tangan, berjuanglah menolong agama Allah di mana pun dan dalam posisi apa pun. Teruslah bergerak, sebagaimana Albert Einstein menyatakan: Life is like riding a bicycle. To keep your balance, you must keep moving.   Hidup ini bagaikan mengendarai sepeda. Untuk menjaga keseimbangan agar tak jatuh, anda mesti harus terus bergerak.

Selain itu, kepada wisudawan program pascasarjana, Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. berpesan: Pertama, hendaknya  agar selalu beri’tibar dari buah padi, semakin berisi, semakin merunduk. “Buktikanlah dan amalkanlah ilmu yang Anda peroleh dengan meningkatkan profesionalitas dalam bekerja, serta semakin arif bijaksana dalam menyikapi persoalan yang muncul dalam dunia pekerjaan Anda,” ujar Rektor.

Kedua, hendaklah anda selalu mengembangkan diri dengan terus belajar, karena di era informasi ini semua pengetahuan dan teknologi akan cepat sekali usang dan ketinggalan, digantikan oleh penemuan dan inovasi baru. Oleh karena itu, dengan menyandang gelar magister selayaknya menjadi lebih termotivasi untuk selalu belajar dan belajar. “Ilmu itu dapat diumpamakan dengan makanan yang sangat lezat, namun tidak semua orang bias merasakan kelezatannya. Sekali orang merasakan lezatnya ilmu, maka ia tidak akan pernah puas untuk terus melahapnya,” tukas belaiu.


Jumlah Wisudawan

Ketua Panitia Dr. Agus Waluyo, M.Ag. melaporkan bahwa wisuda VI ini akan diwisuda sebanyak 680 (enam ratus delapan puluh) orang yang terdiri dari: Program Pascasarjana 43 (empat puluh tiga) mahasiswa, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 405 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 153 mahasiswa, Fakultas Dakwah 14 mahasiswa, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUADAH) 20 mahasiswa, dan Fakultas Syariah 45 mahasiswa.

Selain itu, Indeks Prestasi tertinggi adalah 3,91 (tiga koma sembilan satu) atas nama Danang Sigit Widianto dari Program Studi S.1 Tadris Bahasa Inggris. Sebagai peserta wisuda termuda berasal dari Program Studi D.3 Perbankan Syariah berusia 20 tahun, 1 bulan,12 hari atas nama Okti Dewi Karmina lahir pada tanggal 13 Oktober 1997 dan tertua dari program Pascasarjana Program Studi Pendidikan Agama Islam berusia 50 tahun, 1 bulan, 11hari atas nama Imron Rosyadi, lahir pada tanggal 14 Oktober 1967.

“Sampai dengan wisuda VI IAIN Salatiga ini, sejak statusnya masih sebagai Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga hingga sekarang telah mewisuda 10719 (sepuluh ribu tiga tujuh ratus sembilan belas) orang,” ujar ketua panitia. (zid/humas)