Monthly Archives: November 2018

PENGUMUMAN HASIL VERIFIKASI PENJARINGAN BAKAL CALON REKTOR IAIN SALATIGA MASA JABATAN 2019-2023

Pengumuman hasil verifikasi penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN SALATIGA masa jabatan 2019-2023 dapat di lihat:

 

73 Persen Jurnal IAIN Salatiga Terindeks SINTA

SALATIGA-Saat ini IAIN Salatiga memiliki 8 jurnal dari 11 jurnal sudah terindeks web SINTA (Science and Technology Index). Hal itu menunjukkan bahwa 73 persen jurnal telah terindeks web sitasi nasional tersebut.

Dr.H. Rahmat Hariyadi, M.Pd. mengapresiasi dengan diselenggaraknnya workshop pengelolaan jurnal. Melalui workshop tersebut harapannya kedepan dapat menambah dua atau tiga jurnal yang terindeks SINTA, maka dari 11 jurnal tersebut dapat terindeks.

Beliau juga menambahkan pada saat ini urgensi  jurnal sangat diperlukan bagi perguruan  tinggi. Terbukti dengan berkualitasnya jurnal di sebuah perguruan tinggi dapat meningkatkan indeks lembaga.

“Harapannya dengan banyaknya prestasi yang diraih IAIN Salatiga, salah satunya dengan reputasi  melalui jurnal yang terindeks nasional maupun internasional, sehingga untuk menuju UIN akan menjadi lebih cepat,” kata beliau.

Hal tersebut disampaikan Rektor IAIN Salatiga dalam sambutan pembukaan workshop pengelolaan jurnal yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) di Hotel Laras Asri, Kamis-Jum’at (22/23-11-2018) kemarin.

Menurut Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat, Faizal Risdianto, S.S.,M.Hum. mengakatan jurnal saat ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan marwah akademik. Bahwa dengan jumlah dan kualitas publikasi yang dimiliki akan menunjukan tingkatan akademis.

“IAIN salatiga saat ini telah mencapai taraf dimana banyak dari kampus lain datang ke kita untuk sharing dan bertukar gagasan tentang pengelolaan jurnal,” ujar Faizal.

Sementara itu, Prof. Dr. Zakiyyudin Bhaidawy dari jurnal IJIMS, jurnal internasional IAIN Salatiga yang  terindeks SCOPUS. Menurut beliau sering kali penulis melakukan kesalahan membuat judul, abstrak dan referensi, sehingga artiket tersebut belum berhasil tembus jurnal internasional terindeks SCOPUS.

“Perlu juga ditampilkan aspek novelty atau kebaruan dari karya-karya terdahulu dalam sebuah manuscript jurnal,” terang Prof. Zaki.

Sedangkan sesi terakhir oleh Noor Malihah, Ph.D, managing editor jurnal IJIMS, menyampaikan tentang tata kelola jurnal menuju jurnal internasional bereputasi. Menurutnya ada lima hal penting untuk diperhatikan agar jurnal mempunyai reputasi yakni, Author Guidelines (Gaya Selingkung), Penyediaan Template Artikel & Konsistensi, Diversity of Reviewers, Editors & Authors, Publication Ethics sesuai dengan COPE dan Jumlah Sitasi di GS dan Scopus Citedness.

“Dengan lima hal tersebut, maka jurnal yang dimiliki dapat bertaraf internasional dan mempunyai reputasi baik,” jelas Malihah, Ph.D. IAINSalatiga-#AKSI (zid_hms)

SELAMAT HARI GURU

Untuk semua guru…
Meski awalnya ada yang mungkin bukan panggilan jiwa, namun setelah menjadi guru, haruslah dengan sepenuh hati dan jiwa.
Karena, tanpa hati dan jiwa…
Guru tak kan pernah bisa merasai nikmat dan lezatnya
Menjadi perantara antara Dia Sang Pemilik Seluruh Ilmu
Dengan para murid yang “nyucup” setetes ilmu melalui guru.

Memang, menjadi guru bukanlah jalan untuk kaya raya..
Namun sangat mungkin menjadi pintu untuk kaya yang sesungguhnya, yaitu kaya hati
Karena seorang guru sejati, haruslah seorang yang istiqomah…
Yang hari-harinya dipenuhi pikiran untuk memberi teladan, mengajar, dan mendoakan murid-muridnya
Dan.. Allah Maha Tahu, orang yang diberi kekayaan harta yang melimpah, biasanya sulit untuk tetap istiqomah mengajar, ceramah, atau berkhotbah….
Karenanya, Allah Yang Maha Bijaksana, pasti memberi kekayaan “yang lainnya” kepada para guru..

Menjadi guru, juga bukan sarana untuk menjadi orang terkenal, sebagaimana artis-artis di layar kaca…
Tapi sangat mungkin menjadi jalan bagi kebahagiaan yang kekal tidak hanya di dunia..
Dengan keikhlasannya dalam mengajar, guru mendapatkan penghormatan dan penghargaan dari para murid dan orang tuanya
Dan ini menjadi amal jariyah yang kekal baginya…
Bisa jadi, banyak sekali guru sejati, yang mungkin tidak terkenal di muka bumi, namun sangat dikenal di “langit” sana.

Wallaahu a’lam

Selamat Hari Guru..

Hafik Ikut 4EU & AS di Belgia

SALATIGA-Hafik Umarul Munir, mahasiswa jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) dan terdaftar dalam Program Khusus Kelas Internasional (KKI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Salatiga angkatan 2016 mengikuti 4EU & AS dengan tema “Training of Youth Involvement in The Policy Making Process in Belgium” di Brussel,Belgia, 17-24 November 2018.

Proyek 4EU & AS tersebut bertujuan untuk menciptakan program mobilitas di antara negara-negara Eropa dan ASEAN dengan berbagi praktik terbaik, metodologi dan pengetahuan tentang kebijakan untuk pemuda dengan harapan keterlibatan langsung dan tidak langsung dari 2500 anak muda. Proyek ini didanai bersama oleh Erasmus+.

Sebelumnya Hafik juga terdaftar sebagai peserta dalam Training Course Italy dengan tema Youth Work and Local Community Development. Kegiatan tersebut berlangsung selama delapan hari dan bertempat di kota Cagliary, Italy. Menurut Hafik Umarul Munir saat diwawancara, mengatakan bahwa kedua kegiatan tersebut sangatlah penting sekaligus menambah wawasan dalam berkomunikasi di dunia Internasional.

“Kedua kegiatan ini sangatlah penting bagi pemuda seperti saya. Karena dengan mengikuti kegiatan tersebut dapat bertukas gagasan sekaligus menjalin komunikasi dengan pemuda diseluruh dunia,” ujarnya.

Anak pertama dari tiga persaudara ini juga menambahkan, dalam pelatihan yang dijalani Ia mendapatkan pelajaran diantaranya tentang pembelajaran antar budaya dalam memahmi budaya luar. Kemudian bagaimana kita merencanakan sebuah kegiatan di masing-masing daerah yang dapat berdampak luas kepada masyarakat.

“Pelajaran yang Saya dapat dalam pelatihan tersebut diantaranya, mendapat pembelajaran antar budaya dalam memahami budaya luar dan merencanakan sebuah kegiatan yang berdampak luas kepada masyarakat,” terang Hafik.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Moh. Khusen, M.Ag., M.A. ketika ditemui mengatakan sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang telah diraih oleh Hafik Umarul Munir ini sekaligus berdoa semoga dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan skill bahasa asing dan kemampuan academics write it (akademik menulisnya) sebagai modal utama untuk berkompetisi di program semacam ini.

“Atas nama lembaga tentunya mengapresiasi capaian yang diraih Hafik, sehingga dapat memotivasi mahasiswa lain dalam meningkatkan skill bahasa asing sekaligus academics write,” kata Moh. Khusen. IAINSalatiga-#AKSI (zid_hms)

LP2M Menargetkan Peneliti Sesuai Target Waktu

SALATIGA-Wakil Rektor Bidang Akdemik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Agus Waluyo, M.Ag. dalam sambutannya menekankan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Salatiga agar dapat menyelesaikan penelitian yang sesuai dengan target waktu.

Melalui penyelenggaraan Workshop Peningkatan Mutu Penelitian Dosen IAIN Salatiga di Hotel Laras Asri, Rabu-Kamis (14-15/11/2018) mengajak para peneliti untuk mengevaluasi hasil-hasil penelitian yang ada selama ini dan sehingga penelitian tahun 2019 dapat rampung sesuai waktu yang ditargetkan.

“Sehingga dalam penelitian yang akan datang diharapkan lebih maksimal dan kredibel dalam laporan hasil akhirnya. Ketercapain baik output atau outcome penelitiannya sesuai target waktu dan sasaran yang lebih tepat,” kata Wakil Rektor 1.

Sementara itu, ketua LP2M, Dr. Adang Kuswaya, M.Ag, mengatakan bahwa penelitian yang diselenggarakan oleh LP2M tahun 2018 melibatkan 110 peneliti. Mereka terbagi kepada kluster-kluster penelitian yang disediakan oleh lembaga yang mengacu kepada aturan DIKTIS Kemenag RI.

Penelitian yang diawali dari sosialisasi pada akhir bulan November tahun 2017, lalu pengajuan dan seleksi proposal dilakukan bulan februari 2018 dan mulai bulan April mereka melaksanakan penelitian. Dalam pelaksanaanya mereka dipantau oleh LP2M dengan kegiatan progress repot yang dilakukan sebanyak dua kali yang kemudian mereka menyerahkan hasil akhir berupa laporan akademik dalam bentuk dummy book, laporan keuangan, log book dan executive summary.

“Diseminasi hasil penelitian juga dilakukan sebagai bagian dari pertanggung jawaban kepada publik atas hasil penelitian yang diperoleh,” ujar Dr. Adang.

Ketua LP2M menambahkan, melalui workshop ini juga sebagai evaluasi penelitian yang merupakan salah satu kerja dari LP2M dan hasilnya sebagai acuan untuk peningkatan pelaksanaan pada penelitian tahun berikutnya. Dalam acara ini juga dijadikan sarana sosialisasi penelitian untuk tahun 2019.

“Saya berharap, calon peneliti sudah memiliki gambaran proposal penelitian untuk tahun 2019 yang mengambil tema Kajian Pengembangan Perguruan Tinggi dan Pembelajaran Unggul,” terang Ketua LP2M. IAINSalatiga-#AKSI (zid_hms)