Category Archives: Berita Umum

Angkutan KIPAS 1245 Resmi di Launching

SALATIGA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga meluncurkan program Kami Peduli Anak Sekolah (KIPAS) 1245. Program ini untuk melayani masyarakat di bidang transportasi umum pada jalur pendidikan Kota Salatiga.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, hadirnya program KIPAS 1245 dapat memberikan pelayanan transportasi yang baik kepada masyarakat, mahasiswa dan mahasiswi. Di sisi lain juga untuk menggeliatkan usaha angkutan kota (angkota).

“Dengan hadirnya jalur KIPAS 1245, masyarakat beserta pengusaha maupun awak angkota di jalur yang telah ditentukan, bisa menjadi solusi akan kebutuhan dari masyarakat. Pada akhirnya akan mampu meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat,” katanya, Sabtu (15/6/2019).

Yuliyanto mengungkapkan, inovasi ini merupakan solusi dan jawaban atas kekhawatiran yang ada beberapa waktu lalu. Dengan adanya teknologi yang dimanfaatkan, maka akan memberikan kontribusi positif.

Menurut Yuliyanto, angkota dituntut tumbuh sesuai dengan perkembangan zaman. Pelaku usaha moda transportasi tersebut harus menyesuaikan dengan kondisi sekarang.

“Semoga terus dijaga dengan pelayanan yang baik. Nantinya akan menjadi contoh yang baik buat lainnya,” katanya.

Secara terpisah, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. M. Saerozi, M.Ag. mengatakan bahwa inovasi ini sangat membantu mahasiswa IAIN Salatiga untuk menujun kampus. “Tentunya kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kota yang telah merealisasikan inovasi ini untuk peduli kepada pelajar serta mahasiswa di IAIN Salatiga,” kata beliau.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Salatiga Sidqon Effendi mengatakan, di Kota Salatiga masih ada beberapa wilayah yang belum terlayani jaringan pelayanan angkutan umum khususnya masyarakat, pelajar dan mahasiswa. Seperti di Kelurahan Kalibening yang terdapat SMK Negeri 3, Kelurahan Ledok terdapat SMP Negeri 8 dan Kelurahan Pulutan yang terdapat kampus III IAIN Salatiga dimana masing-masing mempunyai jumlah murid maupun mahasiswa yang besar namun belum terlayani jaringan angkutan.

“Guna memberikan kemudahan aksesibilitas dan mobilitas bagi mereka, maka kami berinovasi mengajak stakeholder seperti Organda, IPAS, Paguyuban jalur angkota, IAIN, SMP, SMK, pondok pesantren dan lainnya dengan memberdayakan potensi angkota yang ada untuk melakukan terobosan tersebut,” ujarnya.

Dia berharap, trayek baru angkota yang telah disiapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Jalur angkota yang akan digunakan ada 4 jalur trayek. Keempat jalur ini yakni, Jalur 1B yakni dari Tamansari-IAIN Kampus III-Karangrejo, untuk Jalur 2B yakni Tamansari-IAIN Kampus III-Modangan, kemudian di Jalur 4B mulai Tamansari-SMKN 3- SMPN 8-Kalibening, dan yang terakkhir 5B mulai Tamansari-SMPN 8-Cengek,” katanya. IAINSalatiga-#AKSI (hms/zie)

IAIN Salatiga Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

SALATIGA-Upacara diikuti oleh seluruh sivitas akademika IAIN Salatiga yang diselenggarakan di Halaman Kampus 1, Jl. Tentara Pelajar No.2, Sabtu (01/06/2019).

Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan, Drs. Khaeroni, M.Si mengatakan pelaksanaan upacara ini merupakan bentuk tindak lanjut dari surat Upacara kali ini dilaksanakan sesuai dengan surat Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor: 45/4/SJ/B/.VI/HK.00.7/05/2019 tanggal 22 Mei 2019 tentang Penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila.

Serta edaran Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 4514/SJ/BVI/HK.00.7/05/2019, tanggal 22 Mei 2019 tentang Penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila.

“Seluruh pegawai Kementerian Agama diwajibkan untuk mengikuti upacara ini,” kata Drs. Khaeroni, M.Si. setelah mengikuti upacara.

Sementara itu, Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhowy, M.Ag. mengatakan, Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan.

Menurut Prof. Dr. Zakiyuddin, saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP), keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang dan terbukti Indonesia hidup dan bahagia dengan keberagaman itu.

“Pancasila sebagai anugerah yang diberikan oleh Allah SWT yang digali oleh para pendiri bangsa, pancasila harus dapat menjadi dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa dari dulu hingga dimasa yang akan datang,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh pegawai IAIN Salatiga, harus terus mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana para pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa indonesia sebagai dasar negara.

“Mari kita bersama mengamalkan dan mengamankan pancasila secara simultan dan terus menerus,” katanya. IAINSalatiga-#AKSI (hms/zie)

Peserta Tes UM-PTKIN 2019 Mencapai 1.180

SALATIGA-Tes jalur seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2019 di IAIN Salatiga mencapai 1.180 peserta, bertempat di Gedung KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy’ari Kampus 3, Jl. Lingkar Salatiga Km.2, Sidorejo, Salatiga, Selasa (28/05/2019.

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) dilakukan serentak diseluruh Indonesia dan merupakan jalur ke dua untuk masuk pada di IAIN Salatiga. Tes pada jalur ini dibagi menjadi dua, yakni Computer Based Tes (CBT) yang menggunakan komputerisasi dan Paper Based Tes (PBT).

Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag. saat memonitoring pelaksanaan tes jalur UM-PTKIN menyampaikan rasa syukur pelaksanaan tahun ini berjalan dengan lancar, semua fasilitas utama dan penunjang tersedia secara layak dan memadai.

“Secara kuantitatif jumlah peminat juga mengalami peningkatan, animo pendaftar tahun ini meningkat, sehingga perlu menyiapkan fasilitas serta penunjang pelaksaan UM-PTKIN 2019 agar berlajan dengan layak dan memadai,” kata Prof. Dr. Zakiyuddin.

Beliau juga menambahkan, ditahun ini terdapat pengurangan kuota, karena alasan keterbatasan tertentu. “Hal tersebut dilakukan supaya terdapat keseimbangan rasio jumlah mahasiswa, kesediaan ruang kelas, tenaga pendidik serta sarana prasarana baik akademik maupun non-akademik,” tambah beliau.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. Muh. Saerozi, M.Ag. mengatakan UM-PTKIN pada tahun ini dilaksanakan dengan koordinasi yang matang sejak peluncuran sampai pelaksanaan. Sehingga pendaftar di IAIN Salatiga bisa mencapai 5.305 orang, yang terbagi pada pilihan 1, 2, dan 3.

“Sedangkan peserta yang melaksanakan tes di IAIN Salatiga mencapai 1.180 dan terbagi kedalam dua kategori tes, yakni CBT dengan jumlah 200 peserta, PBT IPA 35 peserta, IPS 836 perserta, dan IPC 109 peserta,” ujar Prof. Dr. Saerozi. IAINSalatiga-#AKSI (hms/zie)

 

 

 

Pejabat Pelaksana Akademik dan Satuan Pengawas Internal Resmi Dilantik Rektor

SALATIGA-Pejabat pelaksana akademik dan satuan pengawas internal resmi dilantik oleh Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag. yang hadiri oleh Guru Besar dan Dosen di Gedung KH. Hasyim Asy’ari, Kampus 3, Jum’at (17/05/2019).

Pejabat pelaksana akademik tersebut yakni Kepala dan Sekretaris Satuan Pengawas Internal, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Prodi Pascasarjana, Wakil Dekan setiap Fakultas, Ketua dan Sekretaris Program Studi S1, Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu , Ketua Pusat Audit Internal Lembaga Penjamin Mutu, Kepala Pusat Pengembangan Standar Lembaga Penjamin Mutu.

Kemudian Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Kepala Pusat Pengabdian pada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Kepala Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Mudir Ma’had Al Jami’ah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Bahasa, Kepala Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Pangkalan Data.

Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag. dalam sambutannya mengatakan bahwa pada masa jabatan 2019-2023 kami sengaja menggunakan seluruh daya yang terdapat di lembaga kita. Harapannya dengan memaksimalkan segala sumber daya ini, maka pelaksanaan akademik mulai dari jurusan/program studi sampai pada tataran fakultas dapat berjalan dengan baik.

“Saya sengaja mengeluarkan dan memberdayakan semua sumber daya di lembaga kita untuk bisa menempati jabatan akademik. Dengan harapan, seluruh pelayanan akademik dapat berjalan dengan maksimal dan baik,” kata Rektor.

Beliau juga meminta ijin kepada para Guru Besar yang hadir dalam pelantikan tersebut, supaya memberikan dukungan dan bimbingan kepada generasi muda untuk berkaya serta mengabdi kepada IAIN Salatiga. “Tentunya Saya memohon dukungan dan bisa memberikan bimbingan kepada pejabat baru untuk mengabdi dan berkarya di lembaga yang tercinta, khususnya apabila ada salah pada Saya supaya bisa ditegur,” imbuh beliau. IAINSalatiga#AKSI (hms/zie)

 

 

Rektorat Selenggarakan Tarhim di Empat Pon-Pes

SALATIGA – Jajaran Rektorat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga menyelenggarakan kegiatan Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) di empat podok pesantren. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin dalam menyambut bulan Ramadan.

Adapun empat pondok pesantren tersebut yakni, Pondok Pesantren Darul Muttaqien-Temanggung, Pondok Pesantren Al Iman-Magelang, Pondok Pesantren Futuhiyyah-Demak, dan Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris)-Kabupaten Semarang.

Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., saat mengikuti Tarhim di Pondok Pesantren Al Iman-Magelang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah anugrah dalam menjalin ta’aruf dan supaya lebih dikenal para santri. Dengan harapan IAIN Salatiga dapat menjadi jodoh bagi para santri setelah menyelesaikan studi Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah.

“Saya berharap, kedepan para santri akan menggantikan kami semua disini. Karena Indonesia pada tahun 2030 diprediksi sebagai negara yang akan memanen usia produktif,” kata Rektor dihadapan santri Pondok Pesantren Al Iman, Muntilan, Magelang, Kamis (16/05/2019).

Sementara itu, Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Al Iman, K. Dr. Muhammad Dzuhaery, M.A. dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih dan merupakan kebahagiaan dapat bertemu dengan Rektor IAIN Salatiga dan rombongan. Karena dengan kehadiran jajaran Rektorat disini tentunya akan membawa berkah dan kemajuan pondok serta kampus IAIN.

“Kami merasa bersyukur dan bahagia lantaran dapat bersilatuhim dengan jajaran Rektorat IAIN Salatiga, karena bagi kami IAIN Salatiga merupakan keluarga sendiri, ada beberapa ustad yang dulu adalah alumni IAIN,” ujar  K. Dr. Muhammad Dzuhaery.

Senada dengan K. Dr. Muhammad Dzuhaery, Pengasuh Pondok Pesantren Futuhiyyah, KH. M. Hanif Muslih, Lc., mengatakan bahwa dari alumni pondok pesantren ini banyak santri dan santriwati yang telah melanjutkan studi dibeberapa perguruan tinggi Islam, diantaranya yakni IAIN Salatiga.

“Tentunya dengan melanjutkan di perguruan tinggi Islam, seperti IAIN Salatiga maka ilmu para santri dapat bermanfaat dan harapannya lebih meningkat,” terang beliau. IAINSalatiga#AKSI (hms/zie)