Tag Archives: pendidikan agama islam

IAIN Salatiga Borong Lima Juara di MTQ Mahasiswa XXVI Jateng 2019

BOYOLALI – Institut Agama Islam Negeri Salatiga borong lima juara di Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa XXVI Jawa Tengah yang diselenggarakan di Gedung Muzdalifah, komplek asrama haji Donohudan, Boyolali, Rabu (25/09/2019).

Lima juara yang diraih perwakilan mahasiswa yakni Juara 1 cabang Tafsir Bahasa Inggris oleh Ahmad Darojat (Ilmu Hadits), Juara 3 pada cabang Tartil Putri oleh Asmaul Fauziyah (Ilmu Al Qur’an dan Tafsir), Juara Harapan 1 cabang Tilawah Putra oleh Mustafiqul Hilmi (Pendidikan Agama Islam), Juara Harapan 3 Makalah Ilmiah Al-Quran Putra Firdan Fadlan (Sejarah Peradaban Islam), dan Juara Harapan 3 Makalah Ilmiah Al-Qur’an Putri diraih Fatimatuz Zahrok (Ilmu Al Qur’an dan Tafsir).

Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora, Dr. Benny Ridwan, M.Hum., menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan selamat pada delegasi (qabilah) dari IAIN Salatiga pada ajang MTQ  Mahasiswa XXVI Jawa Tengah tahun 2019. Dia berpesan, bagi yang menang dan pulang membawa medali jangan cepat puas, karena kepuasan terletak pada usaha bukan pada hasil.

Lebih lanjut, menyampaikan bahwa usaha yang keras adalah kemenangan yang hakiki. Sementara yang belum berhasil jangan lantas jatuh putus asa. Sebab seberapa dalam kamu jatuh itu tidak jadi masalah, tapi yang penting berapa kali kamu bangkit lagi untuk meraih kemenangan.

“Dan satu hal lagi, perjalanan ribuan kilometer pasti dimulai dengan satu langkah, ajang MTQ Mahasiswa tahun 2019 merupakan langkah perdanamu. Sekali lagi Selamat buat Ahmad Darojat dan kawan-kawan yang telah mengharumkan nama almamater,” pesan Dr. Benny.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Umum LPTQ Provinsi Jawa Tengah, Farhani, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki adat istiadat, suku dan ras yang berbeda. Untuk itu melalui MTQ Mahasiswa ini diharapkan dapat membangun silaturahim dan ukhuwah, dan mampu berkontribusi dalam kerukunan umat beragama.

“MTQ Mahasiswa ini sendiri merupakan sarana mencari bibit unggul generasi Qur’ani yang ada di wilayah Jawa Tengah, tentunya dari kalangan mahasiswa. Kegiatan dua tahunan ini diharapkan dapat menjaring banyak bibit unggul yang nantinya bisa menguatkan ukhuwah Islamiyah sekaligus mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional,” harap Farhani.

Kegiatan MTQ Mahasiswa XXVI 2019 ini berlangsung mulai 23-25 September 2019 dan terbagi menjadi 5 cabang yang dilombakan, yakni Cabang Tartil Al Qur’an Putra dan Putri; Cabang Tilawah Al Qur’an Putra dan Putri; Cabang Tahfidz 5 Juz & Tilawah Putra dan Putri; Cabang Tafsir Bahasa Inggris Putra  dan Putri; dan Cabang Musabaqah Makalah Ilmiah Al Qur’an Putra dan Putri. Data dari panitia menyebutkan bahwa, kegiatan MTQ Mahasiswa 2019 diikuti oleh 350 mahasiswa. IAINSalatiga-#KERENBRO_AJIB (hms/zie)

FTIK Selenggarakan Pelatihan Kepramukaan Sebelum PPL

SALATIGA-Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegukruan (FTIK) IAIN Salatiga kembali selenggarakan orientasi Kepramukaan. Orientasi tersebut ditujukan untuk para mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Menurut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Hammam, Ph.D orientasi Kepramukaan ini sangatlah penting bagi mahasiswa terutama mahasiswa FTIK sebagai calon guru atau pendidik. Selain itu, mahasiswa sebagai calon guru perlu mengenali hal-hal yang berkaitan dengan kepramukaan, memahami pengetahuan dasar kepramukaan (Persam dan Jambore), tali-temali, tehnik kemah dan api unggun sebagai bentuk pendidikan, pelatihan baris-berbaris (PBB), sandi, morse, semaphore, dan sebagainya.

“Melalui kegiatan kepramukaan terebut diharapkan para mahasiswa calon guru mendapatkan pembekalan untuk mendidik siswa di sekolah baik saat PPL maupun ketika sudah menjadi guru,” ujar Hamam, Ph.D.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan menambahkan, bahwa kegiatan tersebut berlangsung Selasa-Rabu (02-03/07/2019) dengan peserta 810 mahasiswa yang terdiri dari jurusan Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Tadris Bahasa Inggris, Tadris Ilmu Pengetahuan Alam, Tadris Matematika dan 30 instruktur pengalaman di kepramukaan. Kegiatan ini bertempat di Kampus 3 IAIN Salatiga.

Sementara itu, senada dengan Hamam, Ph.D., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Prof. Dr. Mansur, M.Ag menyampaikan bahwa dengan bekal ilmu kepramukaan tersebut diharapkan mahasiswa dapat mempraktekkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam menghadapi PPL di Sekolah/Madrasah akan mampu mengelola dengan baik, dan bermanfaat bagi mahasiswa, terutama bagi pendidik mampu mengelola,  memimpin peserta  didik dengan bekal ketrampilan ilmu kepramukaan tersebut.

“Ilmu kepramukaan tersebut diharapkan mahasiswa dapat mempraktekkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam menghadapi PPL di Sekolah/Madrasah akan mampu mengelola dengan baik,” kata Prof. Mansur dalam sambutannya di upacara Orientasi Kepramukaan, di halaman Gedung KH. Ahmad Dahlan, Kampus 3, Selasa (02/07/2019). IAINSalatiga-Aksi (hms/zie)

 

KH. Budi Harjono; Menjunjung Tinggi Akhlaq Dan Mental Yang Baik

SALATIGA-Para wisudawan-wisudawati untuk senantiasa menjunjung tinggi akhlaq dan mental yang baik. Dua modal utama tersebut dapat menjadi acuan dalam menuntut ilmu dan umunya ketika sudah berada di masyarakat.

Para ulama terdahulu kita sudah mencontohkan dua modal tersebut ketika dakwah pada masa itu dapat diterima oleh masyarakat, tanpa ada persilihan antar masyarakat lainnya, kata pengasuh PonPes Al Islah, KH. Budi Harjono saat tausiah dalam acara Wisuda Santri dan Haflah Akhirussanah, Mahad AlJamiah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, di halaman mahad, di Jalan Nakula Sadewa V, Kembangarum, Sidomukti, Senin (01/07/2019).

Sebanyak 154 mahasantri (32 mahasantri putra dan 122 mahasantri putri) kelas tahfidzul Quran dan kelas Bahasa Asing diwisuda pada akhirussanah kali ini. Dengan mengambil tema Melangkah Pasti, Berprestasi, Menggapai Ridho Ilahi .

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Sidqon Maesur, Lc.M.A., dalam sambutannhya mengatakan bahwa dengan melalui adanya mahad AlJamiah kita perlu bangga. Karena banyak prestasi yang diraih baik di taraf nasional maupun internasional.

“Kedepan kami akan berusaha, agar Mahad Al Jamiah semakin besar serta dapat menampung seluruh mahasiswa baru, sehingga nantinya akan bertambah banyak prestasi yang akan diraih dengan membawa nama IAIN Salatiga dan terlebih membaawa nama Mahad Al Jamiah, tukas Dr. Sidqon.

Sebelumnya, Direktur Mahad Al-Jamiah, Muh. Khafid, M.Ag., pun berharap para mahasantri tidak berhenti belajar pendidikan agama dan melanjutkan pendidikan pesantrennya. Setelah lulus dari mahad kami berharap para mahasantri dapat meneruskan di pesantren, supaya apa yang diperoleh saat berada di mahad dapat lebih bertambah dan bermanfaat, ujar Direktur.

Selain dihadiri oleh para pejabat kampus IAIN Salatiga, berbagai elemen masyarakat pun turut hadir, mulai dari ketua RT, para pengasuh pondok pesantren kerjasama, dan Kapolres Kota Salatiga. Acara semakin meriah oleh persembahan seni tari Saman dari santri Mahad Al-Jamiah putri. IAINSalatiga-#AKSI (hms/zie)

IAIN Salatiga Tuan Rumah Rapat Triwulan GenBI Semarang

SALATIGA – Untuk pertama kalinya IAIN Salatiga menjadi tuan rumah Rapat Triwulan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Semarang, yang diselenggarakan di Auditorium Gedung K.H. Ahmad Dahlan, Kampus 3 Jl. Lingkar Salatiga Km.2, Sabtu (29/6/2019).

Rapat Triwulan GenBI Semarang merupakan program kerja rutin GenBI Semarang setiap tiga bulan sekali dalam satu periode kepengurusan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Universitas Diponegoro pada bulan Maret 2019.

Diikuti oleh ketiga perguruan tinggi penerima beasiswa BI wilayah Semarang yaitu GenBI Universitas Diponegoro, GenBI Universitas Negeri Semarang, dan GenBI UIN Walisongo sebanyak 110 mahasiswa. Rapat ini juga dihadiri oleh pejabat IAIN Salatiga diantaranya adalah Wiji Suwarno, S.PdI., S.IPI., M.Hum. (Kepala Perpustakaan IAIN Salatiga), Drs. Jumadi, (Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan), dan Himmi Naf’an S.E. (Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan, Alumni & Kerja Sama).

Wiji Suwarno, M.Hum., menyampaikan IAIN Salatiga sangat mendukung GenBI khususnya di IAIN Salatiga dalam menjalankan program kerjanya dan siap untuk meberikan fasilitas yang dibutuhkan.

“Di perpustakaan kampus satu IAIN Salatiga kami sediakan sekretariat GenBI dengan BI Corner dalam satu ruangan penuh, harapannya dapat meramaikan BI Corner tersebut untuk membuat program kerja terstruktur dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Wiji Suwarno S.PdI., S.IPI., M.Hum.

Selanjutnya Wiji Suwarno, M.Hum. juga menambahkan, bahwa GenBI IAIN Salatiga dituntut untuk membuat gebrakan-gebrakan yang baru. Tentunya ditunjang dengan program kerja yang kreatif.

“Rancanglah program kerja yang kreatif dan inovatif serta maksimalkan proses belajar kalian dengan beasiswa ini,” tambah Kepala Perpustakaan IAIN Salatiga ini.

Agenda Rapat Triwulan GenBI Semarang sendiri yakni membahas diantaranya evaluasi kepengurusan dan kegiatan, sosialisasi prosedur pengajuan proposal kegiatan, pembentukan kepanitiaan Capacity Building, dan sosialisasi Pemilu Raya untuk memilih Ketua Umum GenBI Semarang 2019.

Pemilu raya ini sebagai wadah reorganisasi kepengurusan GenBI Semarang periode 2018. Sementara Capacity Building adalah kegiatan untuk membekali dan menunjang mahasiswa dalam memahami Bank Sentral, sistem keuangan, dan materi ke-BI-an.

Adapun pelaksanaan Pemilu Raya dan Capacity Building pada bulan Agustus mendatang dalam satu waktu. Dan untuk tuan rumah Rapat Triwulan GenBI Semarang selanjutnya akan dilaksanakan pada September mendatang. IAINSalatiga-#AKSI (NC)

Program Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di STAIN Salatiga

Direktorat PAIS akan menyelenggarakan Program Peningkatan Kompetensi Guru (PKG) PAIS, dan tahun ini STAIN Salatiga memperoleh amanat untuk ikut menyelenggarakan PKG ini dengan quota 200 orang dengan perincian 160 untuk guru PAI SD (4 kelas) dan 40 orang untuk guru PAI SMA (1 kelas). Untuk wilayah yang menjadi cakupan STAIN Salatiga adalah; SD meliputi Salatiga dan Boyolali, sedangkan SMA meliputi Salatiga, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Wonogiri. Program akan dilaksanakan pada 27 Nov-23 Des 2012.

Program ini diberikan untuk guru PAI dengan kualifikasi; masih aktif mengajar, diutamakan guru yang telah lulus sertifikasi, sehat jasmani dan rohani berdasarkan keterangan dokter, siap mengikuti PKG secara penuh, dan tentu saja harus mendapatkan persetujuan kepala sekolah. Program ini akan dilaksanakan STAIN Salatiga bersama Mapenda masing-masing Kankemenag yang menjadi wilayah cakupannya, dimana penentu calon peserta adalah berdasar usulan Mapenda.

Pelaksanaan PKG ini didesain dalam 3 kegiatan, ayitu workshop/ pembekalan selama 3 hari, bimbingan teknis (pendampingan), dan evaluasi hasil penugasan (produk). Sedangkan biaya penyelenggaraan bersumber dari DIPA Ditjen Pendidikan Islam tahun 2012.(sg)